BeritaKota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Perkuat SAKIP Berbasis AI, Dorong Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Akuntabel

320
×

Pemko Payakumbuh Perkuat SAKIP Berbasis AI, Dorong Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Akuntabel

Sebarkan artikel ini
Rapat evaluasi SAKIP Pemko Payakumbuh tahun 2026
Rapat evaluasi SAKIP Pemko Payakumbuh tahun 2026. (f/pemko)

Teknologi AI sebagai Decision Support System

Pemanfaatan teknologi AI sebagai Decision Support System diproyeksikan mampu mempercepat proses telaah dokumen perencanaan dan pelaporan kinerja pemerintah dari sebelumnya membutuhkan waktu hingga dua pekan menjadi sekitar dua hingga tiga hari. Percepatan tersebut diharapkan menghasilkan pengambilan keputusan yang lebih cepat, tepat, dan berbasis data.

Untuk mendukung kesiapan tersebut, seluruh perangkat daerah diminta menuntaskan tindak lanjut hasil evaluasi SAKIP paling lambat 30 Juni 2026, melakukan standardisasi dokumen kinerja dalam format PDF Text, serta mempercepat penyempurnaan aplikasi E-SAKIP Kota Payakumbuh agar proses monitoring dan evaluasi dapat dilakukan secara digital dan terintegrasi.

ADVERTISEMENT

Rida menegaskan bahwa tujuan utama penguatan SAKIP bukan semata-mata mengejar peningkatan nilai evaluasi, melainkan memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran mampu memberikan manfaat yang terukur bagi masyarakat.

Menurut dia, penguatan akuntabilitas kinerja telah berkontribusi terhadap berbagai capaian pembangunan daerah. Pada 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Payakumbuh meningkat dari 80,76 menjadi 81,62 dan masuk kategori sangat tinggi, sekaligus menempatkan Payakumbuh pada posisi tiga besar tertinggi di Sumatera Barat.

Di sektor kesejahteraan, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 4,95 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata Sumatera Barat sebesar 5,31 persen maupun nasional sebesar 8,25 persen. Ketimpangan pendapatan juga menunjukkan perbaikan yang tercermin dari penurunan rasio gini dari 0,313 menjadi 0,271.

Sementara itu, di tengah tekanan akibat kebakaran besar di kawasan Pertokoan Blok Barat serta gangguan jalur transportasi utama, perekonomian Payakumbuh tetap tumbuh sebesar 3,55 persen atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata Sumatera Barat yang mencapai 3,37 persen.

“Akuntabilitas bukan sekadar pemenuhan administrasi. Akuntabilitas adalah memastikan setiap rupiah anggaran yang digunakan pemerintah mampu menghasilkan manfaat nyata, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar Rida.

Melalui penguatan SAKIP dan transformasi digital berbasis AI, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kualitas pelayanan publik semakin cepat, transparan, dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat efektivitas pembangunan daerah menuju kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.

(MC)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT