pemkab muba
Limapuluh Kota

Yopi Hendra Daftarkan Diri Sebagai Calon Wali Nagari Koto Tuo

420
×

Yopi Hendra Daftarkan Diri Sebagai Calon Wali Nagari Koto Tuo

Sebarkan artikel ini
Harau, Mjnews.id – Diantar oleh sejumlah tokoh masyarakat seperti niniak mamak dan ibuk-ibuk kelompok Yasin serta pemuda Nagari Koto Tuo, Kecamatan Harau, Limapuluh Kota, Yopi Hendra resmi daftarkan diri sebagai calon Wali Nagari Koto Tuo.
Prosesi pemilihan bakal calon Nagari Koto Tuo sudah memasuki tahap penerimaan pendaftaran bakal calon.
“Yopi Hendra, calon pemimpin Nagari Koto Tuo secara resmi sudah membawa dokumen pendaftaran tersebut dan telah diterima oleh panitia pendaftaran,” kata Yopi Hendra kepada wartawan, Rabu 6 April 2022.
“Saya sudah siapkan Visi dan Misi untuk membangun Nagari Koto Tuo. Salah satu konsep pembangunan yang telah Saya siapkan untuk membawa Nagari Koto Tuo adalah bidang perberdayaan ekonomi masyarakat yang mayoritas petani dan bidang UKM unggulan lainnya serta terwujudnya Nagari Koto Tuo yang religius, mandiri, berpendidikan, berbudaya dalam falsafah adat basandi Syara’, Syara’ basandi Kitabullah menuju masyarakat sejahtera Lahir dan Bathin,” ucap Yopi Hendra.
Dipaparkan Yopi Hendra, guna mewujudkan visi seperti di atas sangat diperlukan tiga misi yakni, Misi Religius, dimana pemerintahan nagari Koto Tuo berkewajiban untuk menyiapkan baik infrastruktur maupun suprastruktur yang mendukung terbentuknya masyarakat religius tersebut dan Misi pendidikan, sebagai pilar pendukung pembangunan nagari, maka Pemerintahan Nagari Koto Tuo kedepannya juga harus membuat segala sesuatu yang berkaitan dengan pendidikan untuk meningkatkan HDI (Human Development Index),” ujar Yopi.
Dikatakan Yopi, Misi Ekonomi, karena untuk terwujudnya masyarakat yang sejahtera, maka pemerintahan berkewajiban menyiapkan berbagai peluang yang membuat terjadinya peningkatan kualitas ekonomi masyarakat Nagari Koto Tuo.
“Ketiga misi utama itu akan terwujud melalui berbagai program, kegiatan serta usaha-usaha pendukung baik secara suprastruktur, infrastruktur, managerial serta penganggaran yang juga didukung planning, kontroling, supervisi dan evaluasi yang baik serta anti KKN,” tutup Yopi Hendra menyampaikan.
(Yud)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *