BeritaSumatera Barat

Pelatihan Digital Leadership Academy Pejabat Eselon II Sumbar Selesai, Ini Harapan Sekda Hansastri

618
×

Pelatihan Digital Leadership Academy Pejabat Eselon II Sumbar Selesai, Ini Harapan Sekda Hansastri

Sebarkan artikel ini
Sekdaprov Hansastri bersama Pejabat Eselon II Sumbar yang mengikuti pelatihan Digital Leadership Academy
Sekdaprov Hansastri bersama Pejabat Eselon II Sumbar yang mengikuti pelatihan Digital Leadership Academy. (f/pemprov)

Mjnews.id – Rangkaian pelatihan Digital Leadership Academy (DLA) Sumbar yang diikuti 42 Pejabat Eselon II Pemprov dan Pemkab/Pemko se-Sumatera Barat (Sumbar) resmi ditutup pada Selasa 30 April 2024.

Gubernur Sumbar melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov), Hansastri menekankan pentingnya pemimpin organisasi berkapasitas Digital Leader untuk percepatan transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan.

ADVERTISEMENT

“Alhamdulillah, para peserta DLA telah mengikuti pelatihan secara blended learning sejak 7 Maret 2024 lalu, mengikuti Seminar Rencana Aksi pada 29 April 2024, mendapatkan pendampingan di Kemenkominfo pada 23 April 2024, serta berkunjung ke Jakarta Smart City,” ucap Sekda Hansastri dalam kegiatan penutupan pelatihan di Aula Kantor BPSDM Sumbar.

Segenap rangkaian pelatihan DLA, sambungnya, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pemimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sumbar, agar menjadi Digital Leader yang mampu menginisiasi serta mendorong perubahan menuju transformasi digital dalam pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan, sehingga dengan sendirinya daya saing Sumbar semakin meningkat.

“Digital Leadership sangat diperlukan dalam proses transformasi digital. Kehadiran pemimpin digital diharapkan bisa mendorong percepatan transformasi itu,” ujar Sekda lagi.

Sesuai dengan tema yang diusung pada DLA 2024 di Sumbar ini, yaitu Innovation and Collaboration Driven by Digital Leadership, maka setiap peserta DLA dalam kelompok masing-masing telah membuat Rencana Aksi yang menjadi tawaran solusi untuk berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintahaan daerah di Sumbar.

“Dalam perencanaan itu, butuh inovasi dan kolaborasi berbagai unsur organisasi atau stakeholder, sesuai degan tupoksi dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Sekda mengakhiri.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT