Mjnews.id – Dalam beberapa pekan terakhir ini Anggota DPRD Sumbar, Nurfirman Wansyah yang akrab disapa Ustaz Anca ini menghadiri kegiatan pembekalan dalam meningkatkan Sumber daya Manusia di Wilayah Solok Raya (Kota Solok/Kabupaten Solok dan Solok Selatan.
Kegiatan tersebut terlaksana melalui pengajuan anggaran aspirasinya sebagai anggota parlemen di Sumatera Barat, seperti kegiatan pelatihan bagi pemangku adat dan Bundo Kandung di Solok Raya.
Pada Sabtu (23/5/2026), dilaksanakan pelatihan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan yang diikuti oleh perwakilan siswa siswi SMA/SMK Negeri yang tersebar di Solok Raya, bertempat di Cafe Kayu Jao Resort, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.
Acara diikuti hampir mencapai 100 orang peserta ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Sumbar, Mursalim, berlangsung khidmat dan lancar.
Nurfirman Wansyah juga selaku Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Solok mengemukakan bahwa tahun ini selain telah menyalurkan bantuan kelompok kelompok tani, sektor pendidikan yang lahir atas aspirasi masyarakat yang diakomodir melalui dana aspirasinya selaku anggota DPRD Sumbar juga mengajukan anggaran untuk pembekalan dan pelatihan.
“Baru-baru ini saya telah menghadiri beberapa kegiatan pembekalan dan pelatihan bagi pemula adat dan Bundo kandung di Solok Raya ini, hari ini khusus pelatihan untuk generasi muda penerus bangsa,” kata Ustaz Anca di Cafe Kayu Jao Resort milik Mantan Mendagri RI, DR Gamawan Fauzi, SH, MM.
Selamatkan kawula muda dari pengaruh negatif
Lebih detail dijelaskan Nurfirman Wansyah, pelatihan bagi anak muda produktif yang dilakukan bertujuan agar peserta dapat mendalami tentang wawasan kebangsaan, pemahaman, penerapan nilai-nilai luhur serta memaknai landasan, ideologi bernegara, seperti Pancasila, UUD 45 dan lebih menguatkan semangat NKRI di antara keberagaman suku, adat dan budaya di negara.
“Kita ingin menyelamatkan kawula muda yang merupakan generasi penerus bangsa ini ke depan dari pengaruh-pengaruh negatif yang saat ini terus mengancam, seperti terorisme, bahaya narkoba serta menurunnya semangat kesatuan dan persatuan bernegara,” tambah Ustaz Anca.
(Siska)












