![]() |
| PDAM Padang Panjang Kembali Gelar Assesment. (f/pdam) |
Padang Panjang, MJNews.id – Dalam rangka mendiagnosa dan memetakan potensi SDM pegawai, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang Panjang kembali gelar assessment dengan mendatangkan Psikolog Universitas Putra Indonesia (UPI) Padang, Sabtu (09/04/2022).
Asesment diikuti 47 dari 50 pegawai perusahaan Plat Merah itu. Asesment pernah dilakukan dulu pada 2004 silam. Karena, ini sangat dirasa perlu untuk mengetahui potensi pegawai yang harus terus berkembang sesuai dengan tuntutan kebutuhan. Hal tersebut dikatakan Direktur PDAM, Adrial Bakar menjawab MJ. News diruang kerjanya, Rabu 13 April 2022.
Mengingat, kebutuhan perusahaan terus berkembang. Demikian juga tuntutan pekerjaan yang tidak ringan. Makanya, pegawai tidak zamannya lagi untuk cukup merasa nyaman di posisinya, karena itu akan merugikan perusahaan.
“Setiap pegawai, harus terus mengembangkan kemampuan sesuai dengan bidang keahlian dan tugasnya masing masing. Kita menyadari, maju mundurnya perusahaan tentu harus ditunjang dengan kemampuan personel yang mumpuni. Disamping, terpenuhi segala kebutuhan perusahaan dalam mengembangkan perusahaan itu sendiri,” ujar Adrial.
Selama ini, semua kompentensi itu sudah kita miliki. Namun, untuk menambah kemampuan semua personel. Perlu juga rasanya, kita lakukan asesment bagi masing-masing personel PDAM. Buktinya, hadirnya aplikasi PDAM digital, salah satu bentuk kemajuan yang sudah digapai perusahaan selama ini.
Untuk jasa layanan, PDAM sudah memakai sistem digitalisasi, semua terkoneksi pada satu server yang kita miliki. Contoh kecilnya, untuk pembayaran tagihan bulanan, masyarakat bisa langsung ke kantor atau melalui Bank Nagari yang telah menjalin kerja sama dengan PDAM.
Lebih jauh, Adrial mengatakan, bulan puasa dan lebaran, kebutuhan masyarakat terhadap pemakaian air bersih sangat tinggi. Untuk itu, PDAM, selalu pengola air bersih di kota ini. Tentu, sangat menyadari hal itu.
“Untuk, kelancaran dan suplai air bersih, jelang lebaran nanti tidak ada permasalahan. Jika pun ada, air macet itu dikarenakan pencucian bak penampungan pada sumber mata air,” pungkas Adrial.
(Son)






