BaznasBeritaPadang Pariaman

Pemkab Padang Pariaman Bersama Baznas Berdayakan Ekonomi Masyarakt melalui Program Balai Ternak

15
Pemkab Padang Pariaman Bersama Baznas Berdayakan Ekonomi Masyarakt melalui Program Balai Ternak
Pemkab Padang Pariaman Bersama Baznas Berdayakan Ekonomi Masyarakt melalui Program Balai Ternak. (f/pemkab)

Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman memperkuat kolaborasi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Balai Ternak.

Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Implementasi dan Kolaborasi Program Balai Ternak bagi mustahik, Selasa (29/9/2026), di Ruang Pertemuan Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman.

ADVERTISEMENT

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis melalui Asisten III, Sri Nelis, menyampaikan apresiasi atas program BAZNAS yang memanfaatkan zakat secara produktif untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyambut baik Program Balai Ternak ini. Kita berharap kolaborasi BAZNAS, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dapat memberikan manfaat nyata bagi mustahik, terutama dalam meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi keluarga,” ujar Sri Nelis, seperti disampaikan Kadiskominfo Padang Pariaman, Roza Suhendra kepada wartawan media ini, Kamis (1/10/2026).

Ia menegaskan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada bantuan ternak, tetapi juga pengelolaan, pendampingan, penguatan kelompok, serta dukungan teknis yang berkelanjutan.

FGD dihadiri BAZNAS RI yang diwakili Kepala Divisi Usaha Peternakan, Kurban, DAM dan Aqiqah, Ajat Sudrajat, Ketua BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman M. Defriadi Dt. Rangkayo Basa, Kepala Kantor Kementerian Agama, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Lingkungan Hidup, Camat Padang Sago, serta calon mustahik penerima program.

Ketua BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman, M. Defriadi Dt. Rangkayo Basa, mengatakan Program Balai Ternak diarahkan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi melalui pendayagunaan zakat secara produktif.

“Program ini bukan sekadar memberikan bantuan ternak, tetapi membangun usaha yang mampu berkembang dan menghasilkan pendapatan bagi mustahik. Dengan pendampingan dan kolaborasi yang kuat, kita berharap mustahik dapat mandiri dan ke depan mampu menjadi muzaki,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Usaha Peternakan, Kurban, DAM dan Aqiqah BAZNAS RI, Ajat Sudrajat, menekankan pentingnya membangun ekosistem peternakan yang berkelanjutan.

“Kita tidak hanya menyerahkan bantuan ternak, tetapi membangun ekosistem peternakan. Karena itu diperlukan komitmen mustahik, pendampingan, dukungan pemerintah daerah, dan sinergi dengan BAZNAS Kabupaten,” jelasnya.

Exit mobile version