![]() |
| Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Daswip Petra. |
Solok, MJNews.id – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Daswip Petra akomodir dan fasilitasi sebanyak 60 Guru Silek se Solok Raya (Kota Solok, Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Bukittinggi, 23-24 Mei 2022.
Acara pelepasan ke-60 Guru Silek se Wilayah Solok Raya tersebut dilepas oleh Daswip Petra di Solok, Senin (23/05/2022).
Rombongan selanjutnya dari Solok menuju Bukittinggi.
“Kegiatan Bimtek tersebut,” jelas Daswip Petra diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbar.
Dimana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengajukan dan melaksanakan Bimtek dimaksud. DPRD Sumbar mendukung kegiatan tersebut dan sepakat mengalokasikan anggarannya.
Sedang maksud dan tujuan diselenggarakan Bimtek bagi Guru Silek dimaksud, agar para Guru Silek bisa shering dan berbagi informasi dibutuhkan, sehingga Sasaran Silek Tuo di tengah-tengah masyarakat, pada setiap Nagari-nagari di wilayah Solok Raya tetap hidup, maju dan berkembang, di tengah kemajuan iptek.
Anggota DPRD Sumbar dari PPP, asal Solok tersebut melalui Bimtek tersebut Dinas Kebudayaan Sumbar jelas bakal banyak dapat masukkan dan saran dari para Guru Guru Silek.Apa dan bagaimana permasalahan dan bagaimana solusi sehingga para Guru Silek terus aktif melestarikan dan mengembangkan sasaran.
Meski seperti diakui jujur, sebut salah seorang Tuo Silek di Solok, sejak beberapa tahun belakangan ini minat dan antusias para generasi muda untuk belajar mendalami dan memahami ilmu bela diri silek terjadi penurunan dibandingkan dengan masa masa dahulu dibawah tahun 1990 an.
Dahulu seorang Mamak, semasa kemanakan masih remaja dan duduk di bangku sekolah. Mamak menggantarkan Kemenakannya untuk belajar dan mendalami ilmu silat. Dimana orangtua atau mamak bersangkutan dan merogoh kocek di saku untuk beli rokok minum kopi guru. Tapi situasi dan kondisi tersebut tidak terjadi pada zaman sekarang.
(zal mega)






