BeritaMalang

Desa Ngabab Malang Terbaik I Kategori Pelaksana Gotong Royong Terbaik Jawa Timur 2024

768
×

Desa Ngabab Malang Terbaik I Kategori Pelaksana Gotong Royong Terbaik Jawa Timur 2024

Sebarkan artikel ini
Bupati Malang, H.M. Sanusi (sebelah kiri) saat menerima penghargaan
Bupati Malang, H.M. Sanusi (sebelah kiri) saat menerima penghargaan. (f/pemkab)

Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Malang meraih penghargaan prestisius dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, mengikuti kesuksesan Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, yang memperoleh Predikat Terbaik I dalam Kategori Desa Pelaksana Gotong Royong Terbaik Provinsi Jawa Timur 2024.

Penghargaan ini diserahkan oleh Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, Budi Sarwoto, pada acara Puncak Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-52 Provinsi Jawa Timur di Alun-Alun Kota Blitar, pada Selasa 11 Juni 2024 siang.

ADVERTISEMENT

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Bupati Malang, H. M. Sanusi beserta beberapa pejabat terkait, seperti Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah; Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa, Eko Margianto; serta Kepala Desa Ngabab, Amin Afandi.

Dalam sambutannya, Bupati H.M. Sanusi menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Ngabab atas pencapaian mereka dalam meraih penghargaan sebagai Desa Terbaik I dalam pelaksanaan gotong-royong.

Ia mendorong semangat dan kerja sama yang terus-menerus dalam membangun desa. Desa Ngabab telah memenuhi semua indikator yang ditetapkan oleh tim penilai dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, menunjukkan kondisi yang nyata di lapangan.

Bupati juga berharap agar desa-desa lainnya dapat mengambil inspirasi dan bergerak menuju perbaikan dan prestasi yang sama.

Desa Ngabab meraih Predikat Desa Terbaik se-Jawa Timur karena telah memenuhi indikator yang ditetapkan oleh Provinsi Jawa Timur, termasuk Indikator Kemasyarakatan, Indikator Ekonomi, Indikator Sosial Budaya dan Keagamaan, serta Indikator Kesehatan dan Lingkungan.

Beberapa potensi dan unggulan yang dimiliki Desa Ngabab antara lain Pengelolaan Sampah Terpadu, Pos Pelayanan Terpadu ILP dan Jiwa, Wisata Edukasi Berbasis Pertanian dan Peternakan, Kelompok Kesenian, Donor Darah Dua Kali Sebulan, Pembangunan Masjid Berbasis Swadaya Masyarakat, serta Kampung Batik dengan ciri khas batik “Sebo” dengan motif sayur dan ternak.

Desa Ngabab berhasil mengungguli desa-desa pesaingnya. Predikat Terbaik II diraih oleh Desa Pajeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro; Terbaik III oleh Desa Krandegan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun; Terbaik IV oleh Desa Gedeg, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto; dan Terbaik V oleh Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang. Sementara dalam Kategori Kelurahan, Terbaik I diraih oleh Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar; Terbaik II oleh Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya; dan Terbaik III oleh Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Dalam meraih prestasi ini, Desa Ngabab telah menunjukkan komitmen dan kerja keras dalam memajukan kualitas hidup masyarakatnya serta membangun komunitas yang kokoh dan mandiri.

Prestasi ini juga menjadi cambuk bagi desa-desa lain untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kesejahteraan masyarakatnya, serta mempererat tali persaudaraan dalam semangat gotong-royong.

(Rmn)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT