BeritaSumatera Barat

Sebanyak 2.300 Personel Polda Sumbar dan Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran

350
×

Sebanyak 2.300 Personel Polda Sumbar dan Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran

Sebarkan artikel ini
Kabag Bin Ops Dirlantas Polda Sumbar, AKBP Agung Pranajaya
Kabag Bin Ops Dirlantas Polda Sumbar, AKBP Agung Pranajaya. (f/obral chaniago)

Mjnews.idPolda Sumbar sudah melaksanakan apel gelar pasukan pada 20 Maret 2025 di lapangan Imam Bonjol Padang dalam rangka persiapan untuk Operasi Ketupat Singgalang yang akan dimulai pada 26 Maret hingga 8 April.

Untuk persiapan operasi ketupat, juga disiapkan pos pengamanan sebanyak 46 dan pos terpadu 33 pos pelayanan.

ADVERTISEMENT

“Operasi ketupat diperkuat dengan 2.300 personel Polda Sumbar yang tersebar di seluruh pos pengamanan dan pos terpadu kabupaten/kota se-Sumbar,” kata Kabag Bin Ops Dirlantas Polda Sumbar, AKBP Agung Pranajaya ketika dikonfirmasi di kantornya pada Selasa 25 Maret 2025.

Menurut Agung Pranajaya, pada pos pengamanan dan pos pelayanan terpadu ini juga diperkuat oleh tim gabungan TNI, Satpol PP, Perhubungan, Jasa Raharja, dengan kelengkapan mobil ambulans dan tenaga kesehatan.

“Sistem operasi ini juga akan kita berlakukan kembali One Way pada titik rawan di H-3 hingga H-10, karena pada jadwal ini di wilayah Sumbar ini, banyak titik rawan macetnya. Karena pada H-3 ini, hampir semua moda transportasi umum bergerak saat mudik Lebaran, arus balik juga hampir demikian”, ungkapnya.

H-3 dan H-10 inilah titik rawan paling otentik karena setiap tahun wilayah destinasi wisata Bukittinggi-Padang Panjang pada rawan macet serta beberapa titik daerah yang menuju destinasi wisata juga demikian.

“Dari H-3 hingga H-10 kita masih berlakukan sistem One Way selama masa Lebaran nanti,” imbuhnya.

Dari Padang ke Bukittinggi ini yang dilakukan One Way. Tapi, dari Bukittinggi menuju Padang, sebelumnya pengendara diarahkan ke Padang Luar-Balingka, terus pengendara harus lewat Malalak.

“Soalnya, moda transportasi dari Bukittinggi-Padang tak bisa dilakukan sistem One Way,makanya pengendara harus melalui Malalak terus keluar di daerah Sicincin,” rincinya.

Kalau pengendara ingin menghindari dugaan macet di daerah Pasar Sicincin, itu bisa diarahkan lagi lewat jalan tol Sicincin, karena jaraknya dekat, hanya sekitar 3,6 kilometer saja”, urainya menyimpulkan.

Di lokasi Sicincin ini akan diberlakukan One Way dari pukul 12.00 hingga pukul 17.00.

“Begitu juga penggunaan jalan tol Sicincin kita fungsikan dari 24 Maret hingga 10 April dapat memasuki jalan tol ini dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, pengendara melawati jalan tol secara gratis atau tanpa bayar. Dengan syarat pengendara hanya melakukan kroscek saja tanpa dilakukan pengurangan saldo keuangan pada rekening pengendara”, katanya.

Masuk jalan tol secara gratis sebagai langkah pendataan saja dan sosialisasi pengendara bagi pengguna jalan tol. Namun ada pembatasan kendaraan yang diperbolehkan melewati jalan tol ini selain dari kendaraan sumbu 3.

“Ya, versinya adalah kendaraan yang ukuran ringan atau kendaraan kecil-kecil lah seperti mobil plat Hitam-Putih, serta kendaraan umum setingkat mini bus lah”, terangnya mengingatkan bagi pengendara yang mau lewat jalan tol Sicincin.

“Kendaraan sumbu 3 selama jadwal operasi ketupat ini tidak diperbolehkan lewat jalan raya di Wilayah Polda Sumbar, kecuali kendaraan sumbu 3 dalam rangka mengangkut sembako dan kebutuhan harian bahan dapur lainnya”, jelasnya.

(Obral)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT