KriminalitasNasional

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan Dua Ton Sabu-sabu di Kepri, Begini Kata Sesmenko Polkam

690
×

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan Dua Ton Sabu-sabu di Kepri, Begini Kata Sesmenko Polkam

Sebarkan artikel ini
Barang bukti sabu-sabu yang diamankan dari penyelundupan Narkoba jaringan internasional di wilayah Perairan Kepulauan Riau
Barang bukti sabu-sabu yang diamankan dari penyelundupan Narkoba jaringan internasional di wilayah Perairan Kepulauan Riau. (f/ist)

Mjnews.id – Tim aparat gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba jaringan internasional sebanyak dua ton jenis sabu-sabu di wilayah Perairan Kepulauan Riau.

Atas keberhasilan tim aparat gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, TNI Angkatan Laut, dan Polri tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan melalui Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya.

ADVERTISEMENT

Letjen TNI Mochammad hasan saat membacakan amanat Menko Polkam Budi Gunawan, meminta dalam memerangi atau memberantas jaringan Narkoba Internasional dan Nasional sebagaimana asta cita Presiden Prabowo Subianto Aparat Penegak Hukum (APH) tetap terus menjalin kerjasama yang baik dengan elemen masyarakat dan media.

“Pemberantasan narkoba bukanlah tugas satu lembaga atau institusi saja. Ini adalah tugas bersama yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat mulai dari pemerintah, aparat keamanan, media, lembaga pendidikan, tokoh agama dan masyarakat, hingga masyarakat itu sendiri,” tegas Sesmenko Polkam, Letjen TNI Mochamad Hasan saat Konferensi pers pengungkapan kasus Narkoba, di Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang, Batam, Kepulauan Riau, pada Senin 26 Mei 2025.

Seperti diketahui pada Rabu (21/5/2025) lalu, tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Narkoba yang dilakukan oleh kapal berbendera asing MT Sea Dragon Tarawa.

Kapal tersebut membawa 40 dus besar berisi sabu-sabu, dengan estimasi total barang bukti hampir mencapai 2 ton. Dalam operasi ini, enam orang Anak Buah Kapal (ABK) turut diamankan, dua di antaranya warga negara Thailand dan empat warga negara Indonesia.

“Ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam perang melawan narkoba yang telah merusak kehidupan bangsa dan merenggut masa depan generasi muda kita,” tegas Menko Polkam.

Berdasarkan estimasi, nilai total barang bukti yang berhasil disita mencapai sekitar Rp5 triliun. Lebih jauh, upaya penggagalan ini dinilai berpotensi menyelamatkan 10 hingga 20 juta individu dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Narkoba telah menjadi ancaman serius terhadap stabilitas sosial, ekonomi, bahkan keamanan negara. Oleh karena itu, kita semua harus bersinergi dalam memberantas peredaran narkoba di seluruh wilayah Indonesia,” lanjutnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT