Mjnews.id – Bupati Taufik Zainal Abidin Siregar melantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan, Rabu (11/06/2025), di aula Melati Pemkab Asahan.
Adapun pejabat yang dilantik pada hari ini yaitu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan, Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Pol PP.
Kemudian Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Asahan, Syahputra, S.E., M.M yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Air Batu.
Terakhir, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Asahan, Suherman Siregar, S.STP., M.M yang sebelumnya juga menjabat sebagai Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Bupati menyampaikan jabatan bukanlah hadiah atau penghargaan semata, tetapi tanggung jawab yang harus diemban dengan penuh disiplin, dedikasi, loyalitas dan tentunya dapat dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat tetapi juga di hadapan Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa di akhirat kelak.
“Mari jadikan nilai-nilai Aparatur Sipil Negara yang selalu berorientasi pada pelayanan akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif dalam setiap gerak langkah sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat untuk menghadapi tantangan Pemerintah ke depan yang semakin kompleks,” ungkap Bupati.
Kepada pejabat yang dilantik, Bupati memberikan penegasan kinerja kepada 3 pejabat tersebut, yakni kepada M, Azmi Ismail sebagai asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat harus bertanggung jawab untuk membantu dan memberikan pertimbangan kepada Sekretaris daerah (Sekda) dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Pastikan bahwa koordinasi antar perangkat daerah di bawah koordinasi asisten agar berjalan harmonis, pelayanan publik semakin baik, serta kebijakan yang diambil selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat,” kata Bupati.
Kemudian kepada Syahputra, sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Asahan diminta dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan efisien, sehingga kabupaten Asahan dapat menjadi tujuan investasi yang menarik.
“Percepat proses perizinan melalui digitalisasi layanan, permudah akses investor, dan pastikan bahwa investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Dorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan inklusif, selaras dengan program nasional terkait hilirisasi industri dan peningkatan kemudahan berusaha,” pesan Bupati.












