BeritaKemenagKota SawahluntoPendidikan

MAN Sawahlunto Gelar Aktualisasi Kurikulum Berbasis Cinta, Begini Pesan Kakan Kemenag Dedi Wandra

839
×

MAN Sawahlunto Gelar Aktualisasi Kurikulum Berbasis Cinta, Begini Pesan Kakan Kemenag Dedi Wandra

Sebarkan artikel ini
Kakan Kemenag Dedi Wandra beri sambutan dalam Aktualisasi Kurikulum Berbasis Cinta di MAN Sawahlunto
Kakan Kemenag Dedi Wandra beri sambutan dalam Aktualisasi Kurikulum Berbasis Cinta di MAN Sawahlunto. (f/yuni oktrianti)

Mjnews.id – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto menggelar kegiatan aktualisasi kurikulum berbasis cinta yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Sawahlunto, Dr. Dedi Wandra pada Selasa 12 Agustus 2025, diikuti Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), Pengawas, Penzawa, serta 25 siswa MAN Sawahlunto.

Kegiatan ini juga ditandai dengan peresmian penggunaan smart whiteboard sebagai sarana pembelajaran interaktif, sekaligus peresmian Pustaka Digital MAN Sawahlunto yang dapat diakses oleh seluruh siswa dan wakil kepala madrasah.

ADVERTISEMENT

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital di bidang pendidikan, guna menciptakan proses belajar yang cerdas, menyenangkan, dan relevan dengan perkembangan zaman,” tutur Kepala Kantor Kemenag Kota Sawahlunto, Dr. Dedi Wandra, M.A di Sawahlunto.

Lebih lanjut disampaikan, MAN Sawahlunto juga tengah menjalankan enam program inovatif, di antaranya program “Jubah” yang telah memasuki episode ketiga, gerakan literasi madrasah, penulisan artikel bertema kemerdekaan, serta program khutbah bagi siswa laki-laki yang ditargetkan mampu berkhutbah saat tamat nanti. Kerja sama dengan Ikadi Sawahlunto juga telah terjalin melalui penandatanganan MoU dengan delapan ustaz dan ustazah.

Kakankemenag Dr. Dedi Wandra, M.A mengapresiasi inovasi yang penuh terobosan ini, karena dinilai mampu menumbuhkan semangat belajar siswa.

“Inovasi ini jangan disia-siakan, manfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi,” pesannya.

Program ini juga sejalan dengan Asta Protas Kemenag dan digitalisasi tata kelola pendidikan. Kemenag bahkan telah memperjuangkan pengadaan smartboard untuk 40 kelas di parlemen.

Kakankemenag menegaskan pentingnya keseriusan siswa dalam belajar, serta membangun madrasah yang patuh, taat, dan fokus.

Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag juga menekankan pentingnya literasi digital.

“Tidak ada orang pintar yang tidak mengenal literasi. Mulailah belajar menulis dari sekarang, agar ketika kuliah nanti terbiasa membuat artikel, makalah, hingga skripsi,” pungkasnya.

(Uni)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT