Mjnews.id – Semangat kebersamaan dan gotong royong warga Desa Krangean kembali terlihat nyata dalam pelaksanaan program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga.
Di tengah keterbatasan sarana, warga bersama TNI bahu-membahu membangun akses jalan yang kelak akan menghubungkan Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, dengan Desa Ponjen, Kecamatan Karanganyar, sebagai jalur penghubung penting antar desa dan kecamatan.
Disepanjang jalur pembangunan, warga membentuk barisan panjang, saling mengoper batu dari tangan ke tangan. Aktivitas ini bukan sekedar memindahkan material, akan tetapi menjadi simbol kuat perjuangan kolektif demi membuka akses yang selama ini dinantikan.
Disela kegiatan, Serda Setiyoso, anggota Satgas TMMD, mengatakan bahwa metode estafet ini tidak hanya mempercepat pekerjaan, namun dapat mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Melalui cara seperti ini, pekerjaan terasa lebih ringan. Yang paling penting, kebersamaan dan semangat warga sangat luar biasa. Ini yang menjadi kekuatan utama dalam pembangunan,” ujar Setiyoso, pada Jumat (1/5/2026).
Antusiasme serupa juga ditunjukkan oleh warga setempat, termasuk Mbah Januri, salah satu warga lanjut usia yang tetap ikut ambil bagian. Meski usia tak lagi muda, Ia tetap bersemangat berdiri di barisan, meneruskan batu demi batu.
“Kalau untuk kemajuan desa, saya tetap ikut. Supaya jalan cepat jadi, nanti anak cucu juga yang merasakan,” kata Mbah Januri dengan senyum penuh semangat.
Pembangunan jalan penghubung ini diharapkan mampu membuka akses ekonomi, mempermudah mobilitas warga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua desa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan rakyat mampu menghadirkan perubahan nyata dari desa.
Dengan semangat estafet yang tak pernah putus, harapan akan terhubungnya Krangean dan Ponjen kini semakin dekat menjadi kenyataan. (*)












