Opini

Warga Lubuk Ulang Aling Solok Selatan Ingin Pindah ke Dharmasraya

13
×

Warga Lubuk Ulang Aling Solok Selatan Ingin Pindah ke Dharmasraya

Sebarkan artikel ini
Mahyudin: Warga Lubuk Ulang Aling Solok Selatan Ingin Pindah ke Dharmasraya
Mahyudin. (f/ist)

Tersenyum saya melihat tayangan di salah satu laman Media Sosial (Medsos) kemarin ini, yang menampilkan Ketua KAN Lubuk Ulang Aling, Datuak Rajo Kociak, yang pada intinya menyatakan bahwa warga Lubuk Ulang Aling tidak mau pindah ke Kabupaten Dharmasraya.

Oleh: Mahyudin

Mjnews.id – Yang menggelikan sekali dari tayangan ini, Ketua KAN ini didampingi para Pj Wali Nagari, Camat Sangir Batang Hari dan Pj. Bamus (Badan Musyawarah) salah satu nagari.

ADVERTISEMENT

Apabila kita amati penayangan ini, sangatlah dapat diduga, ini penuh rekayasa dan tekanan.

Kenapa kita berani mengatakan demikian?

Yang berdiri di sini di antaranya Pj. Wali Nagari. Pj. Wali Nagari ini sudah barang tentu ASN (Aparatur Sipil Negara). Jangankan ASN, suaminya saja yang ASN, adik atau kakaknya saja yang ASN, menantu pun yang jadi ASN di Kabupaten Solok Selatan sekarang ini, tidak akan kuat dia menahan tekanan atas perintah dari atasannya untuk tampil pada tayangan ini dan menandatangani pernyataan ini. Sebab sangat besar risikonya bagi dia selaku ASN, bagi istri, suaminya, adik, kakak atau menantunya sebagai ASN apabila dia mencoba menentang kehendak atasannya.

Bagaimana dengan Bamus? Selaku badan kelengkapan Pemerintahan Nagari, tidak akan kuat seorang Bamus menentang keinginan atau perintah pihak yang berada di atasnya, terutama di tingkat kabupaten untuk tidak tampil dalam tayangan ini jika diperintah.

Bagaimana dengan Ketua KAN yang sama sekali tidak ASN walaupun mungkin adik atau kakaknya ASN?

Inilah yang membuat makin kuat dugaan bahwa seseorang menjadi Ketua KAN dan sejenisnya selama ini khususnya di Lubuk Ulang Aling, diduga penuh rekayasa dan setingan dari atas. Sehingga untuk menjadi Ketua KAN, Ketua Bamus, Wali Jorong, Wali Nagari definitif dan lain sebagainya penuh rekayasa dan settingan agar pemegang jabatan orang yang disukai oleh yang di atas, di tingkat kabupaten.

Untuk Ketua KAN ini ada yang dapat di jadikan bukti. Dulu setelah Ketua KAN Datuak Rajo Kociak terpilih, karena begitu banyak yang merasa tidak puas disebabkan kental sekali nuansa rekayasanya, masyarakat mengadakan Pemilihan Ulang Ketua KAN. Dengan suara bulat, terpilih Sukar Inyiek Rajo Suleiman.

Tapi apa yang tejadi? Walaupun Inyiek Rajo Suleiman yang terpilih dalam Pemilihan Ulang itu, yang diakui Pemerintahan Kabupaten Solok Selatan tetap juga Datuak Rajo Kociak.

Kenapa tetap Datuak Rajo Kociak yang diakui Pemerintahan Kabupaten Solok Selatan? Sudah barang tentu karena ini adalah orang dia.

Karena itu, dapatlah disimpulkan bahwa pernyataan yang dibacakan Ketua KAN yang ditayangkan di Medsos kemarin itu, sangat berat dugaan penuh rekayasa, penuh tekanan dan tidak mencerminkan dan tidak mewakili suara rakyat tiga Nagari di Lubuk Ulang Aling sama selali.

Apalagi ketika kita ketahui, Ketua KAN sendiri ada rumahnya di Pulau Punjung, Ibu Kabupaten Dharmasraya dan dia bersama anak istrinya tinggal di Pulau Punjung. Demikian pula dengan seorang yang dari Bamus yang tampil dalam tayangan Medsos itu, Bujang Antoni.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT