AdvMalangParlemen

Audiensi GMNI dengan DPRD Kabupaten Malang Bahas Kekeringan hingga Kesejahteraan Guru Honorer

8
×

Audiensi GMNI dengan DPRD Kabupaten Malang Bahas Kekeringan hingga Kesejahteraan Guru Honorer

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi
Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi. (f/ist)

Mjnews.id – Sejumlah persoalan masyarakat menjadi perhatian dalam audiensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Malang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, Rabu (21/10/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor DPRD Kabupaten Malang tersebut, GMNI menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari usulan tes urine bagi seluruh anggota DPRD, persoalan kekeringan di beberapa wilayah, kesejahteraan guru honorer, hingga distribusi bahan bakar minyak (BBM) bagi nelayan di Malang Selatan.

ADVERTISEMENT

Ketua DPC GMNI Kabupaten Malang, M. Ulil Albab, mengatakan bahwa audiensi tersebut menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah daerah maupun pihak terkait.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Malang, khususnya Kecamatan Kalipare, Sumbermanjing Wetan, dan beberapa kawasan di Kecamatan Pagak.

Selain itu, GMNI turut menyoroti nasib guru honorer, terutama terkait kepastian status administrasi dan upaya peningkatan kesejahteraan mereka.

Ulil menilai perlu ada langkah konkret untuk membantu guru honorer memperoleh kejelasan status sehingga memiliki kesempatan mendapatkan hak-hak yang semestinya.

“Kami sampaikan juga masalah guru honorer, terkait bagaimana nanti bisa membuat legal standing, bagaimana agar bisa menyejahterakan guru-guru tersebut,” ungkapnya.

Persoalan lain yang menjadi pembahasan adalah distribusi BBM bagi nelayan di wilayah Malang Selatan. Menurut Ulil, terdapat kendala dalam mekanisme penyaluran yang perlu ditelusuri lebih lanjut.

GMNI mendorong agar persoalan tersebut tidak berhenti pada pembahasan dalam audiensi, tetapi dilanjutkan dengan pengawasan langsung terhadap proses distribusi BBM.

Pihaknya juga berencana melakukan kunjungan ke sejumlah pos nelayan serta meninjau depo atau pangkalan Pertamina yang berkaitan dengan jalur distribusi BBM, termasuk di Kota Malang dan Surabaya.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi hambatan distribusi sekaligus mendorong penyaluran BBM yang lebih tepat bagi nelayan.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT