AdvPadang Panjang

UI Green City Metric 2025: Padang Panjang Raih Tiga Besar Anugerah Kota Paling Berkelanjutan

606
×

UI Green City Metric 2025: Padang Panjang Raih Tiga Besar Anugerah Kota Paling Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
UI Green City Metric 2025: Hendri Arnis Terima Anugerah Kota Paling Berkelanjutan untuk Padang Panjang
Wako Hendri Arnis Terima Anugerah Kota Paling Berkelanjutan di UI Green City Metric 2025 untuk Padang Panjang. (f/pemko)

Mjnews.id – Kota Padang Panjang kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Pada ajang Universitas Indonesia (UI) Green City Metric 2025, kota berjuluk Serambi Mekah ini berhasil masuk tiga besar kota paling berkelanjutan di Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori penataan ruang dan infrastruktur. Acara penganugerahan berlangsung di Hotel Mercure, Kota Madiun, Kamis (2/10/2025).

ADVERTISEMENT

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, hadir langsung untuk menerima penghargaan bergengsi itu. Momen ini menjadi catatan penting perjalanan pembangunan kota yang semakin ramah lingkungan.

“Alhamdulillah, Padang Panjang masuk tiga besar kota paling berkelanjutan tahun ini. Penilaian UI Green City Metric menegaskan bahwa upaya kita dalam menata ruang, membangun infrastruktur ramah lingkungan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat telah mendapat pengakuan nasional,” ujar Wako Hendri.

UI Green City Metric 2025

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan motivasi agar Padang Panjang terus berbenah.

“Kita tidak boleh berhenti. Prestasi ini adalah cambuk untuk melangkah lebih jauh,” tambahnya.

UI Green City Metric menilai enam indikator utama yang menentukan kelayakan sebuah kota menuju keberlanjutan. Indikator tersebut meliputi penataan ruang dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, tata kelola sampah dan limbah, tata kelola air, akses dan mobilitas, serta tata kelola pemerintahan.

UI Green City Metric 2025

Kepala UI Green Metric, Dr. Vishnu Juwono, S.E, MIA, menyampaikan apresiasi khusus untuk Padang Panjang. Menurutnya, kota ini menunjukkan kepemimpinan nyata dalam tata kelola kota hijau.

“Padang Panjang menunjukkan leadership dengan melibatkan masyarakat dan stakeholder. Program Kampung Iklim serta fasilitas ramah disabilitas menjadi keunggulan yang patut diapresiasi,” jelas Vishnu.

Pengakuan ini juga datang dari Kementerian Dalam Negeri. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal, menegaskan bahwa penghargaan ini harus menjadi inspirasi bagi daerah lain.

“Anugerah ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perguruan tinggi dalam membangun kota yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT