BeritaKabupaten Solok

OPD Kabupaten Solok Kompak dalam Penanganan Bencana Alam, Ini yang Dilakukan

177
×

OPD Kabupaten Solok Kompak dalam Penanganan Bencana Alam, Ini yang Dilakukan

Sebarkan artikel ini
Penanganan Bencana Alam di Kabupaten Solok
Penanganan Bencana Alam di Kabupaten Solok. (f/pemkab)

Mjnews.id – Akibat hujan lebat beberapa waktu terakhir, telah mengakibatkan bencana alam hampir di seluruh Wilayah Sumatera Barat, tak terkecuali di Kabupaten Solok.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok, Efia Vivi Fortuna, pada Senin 15 Mei 2024 di Arosuka, mengatakan bahwa beberapa waktu terakhir terdapat beberapa titik yang dilanda longsor maupun banjir bandang di wilayah Kabupaten Solok, seperti longsor dan banjir bandang yang menghantam badan jalan disertai terbannya badan jalan di beberapa daerah di Kabupaten Solok

Menurut Efia Vivi Fortuna, Dinas PUPR Kabupaten Solok katakan selalu bergerak cepat jika terjadi bencana alam.

Dia mengatakan pada setiap titik bencana alam semua dapat ditangani dengan cepat, karena adanya alat berat berupa excavator, excavator mini, backhoe loder, dan dumtruck yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Solok.

“Bersyukur kita memiliki alat berat yang dibeli sejak kepemimpinan Bupati Epyardi Asda melalui APBD Kabupaten Solok. Terasa betul manfaat alat itu sekarang. Sekiranya kita tidak memiliki alat berat yang memadai, dapat dibayangkan, betapa repotnya kita dalam penanganan musibah bencana alam yang terjadi silih berganti. Mungkin kita akan sewa dulu, atau mengharapkan bantuan dari daerah lain dulu, tentu masyarakat kita akan semakin menderita dalam kesulitan,” katanya.

Menurut Vivi, dalam penanganan bencana yang terjadi pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan OPD terkait, seperti Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Solok, terutama jika bencana alam melanda pemukiman penduduk.

“Sesuai arahan pimpinan, dalam setiap penanganan bencana kita selalu berkoordinasi dengan OPD terkait, terutama Dinas Sosial, BPBD Kabupaten Solok dan Dinas Kesehatan,” katanya.

Vivi menerangkan Dinas PU fokus pembenahan infrastruktur terdampak secepat mungkin, Dinas Sosial misalnya menyediakan dapur umum, penyediaan tenda pengungsi menyediakan logistik, dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat, Dinas Kesehatan melakukan penanganan kesehatan masyarakat terdampak, sedangkan BPBD mungkin turun lebih awal dalam penyelamatan masyarakat, pencarian korban jika ada.

“Pokoknya, setiap ada bencana kita di Kabupaten Solok, selalu bergerak bersama, satu komando, dan tidak sendiri-sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan Vivi, terkait dengan kerusakan infrastruktur, penanganan pertama bersifat darurat dengan mengerahkan alat berat ke lokasi bencana, agar semua akses yang terdampak bisa dibuka secepat mungkin supaya aktivitas dan mobilitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar kembali.

Lebih lanjut menurut Vivi, penanganan kedua adalah pasca bencana yang bersifat permanen yang juga akan dilakukan secepatnya. Karena penanganan yang bersifat permanen memerlukan anggaran dan biaya yang cukup besar sehingga Dinas PUPR perlu membawa permasalahan ini kepada TAPD, untuk dibahas pengalokasian anggarannya yang kemudian juga akan dibahas bersama DPRD Kabupaten Solok.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Solok, Beni Darwati juga mengatakan jika ada bencana alam terutama yang melanda pemukiman penduduk, Dinas Sosial selalu akan mendirikan dapur umum, baik untuk masyarakat terdampak maupun petugas dan relawan yang bertugas di lokasi bencana.

“Dinas Sosial juga akan mendirikan tenda-tenda untuk para pengungsi dan masyarakat terdampak. Dinas Sosial juga menyediakan logistik untuk korban terdampak, dan juga memberikan bantuan logistik kepada mereka, berupa makanan, pakaian, selimut dan lainnya,” kata Beni Darwata.

(sis)

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT

banner 120x600