Mjnews.id – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumatera Barat bersama Dinas Pariwisata akan menyelenggarakan acara Road to WIES (World Islamic Entrepreneur Summit) 2025 pada hari Minggu, 7 Juli 2024.
Acara ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Pemprov Sumbar, dan BPPD Sumbar.
Ketua BPPD Sumbar, Sari Lenggogeni, menjelaskan bahwa Road to WIES merupakan langkah persiapan menyambut WIES 2025 yang direncanakan akan digelar pada pertengahan tahun 2025.
“Road to WIES 2025 mengangkat tema ‘Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan Wirausaha dan Inovasi’. Lima pembicara hebat dari berbagai negara akan membahas tema ini,” ujar Sari saat jumpa pers dengan media, Jumat 5 Juli 2024, di Kantor Diskominfotik Sumbar.
Acara ini akan dibuka oleh Menparekraf Sandiaga Uno sebagai Keynote Speaker. Pembicara lainnya meliputi Presiden Director MFB & Co. Company Prof. Mohammad Fida Bahjat dari Arab Saudi, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Program Manager Halal Industry Development Department of Trade & Industry Filipina Aleem Siddiqui Guiapal, COO dan Co-Founder Incitement Zikry Kholil dari Malaysia, dan Ketua Pengurus Masjid Istiqlal Jakarta Prof. Nasaruddin Umar MA. Acara ini akan dimoderatori oleh Direktur Dakwah Center Masjid Kapal Munzalan M. Adia Nugraha.
“Akan ada penampilan spesial dari Art Birama Padang Panjang dengan tema ‘Rantau dan Syiar Islami Minangkabau’ yang disusun oleh Susandra Jaya,” tambah Sari.
WIES merupakan gagasan yang digagas oleh Menparekraf saat pelantikan BPPD Sumbar pada April 2022 bersama Pemprov Sumbar. Sari juga meminta dukungan penuh dari pemerintah, UMKM, Gen-Z, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat untuk menyukseskan ajang internasional ini.
“Kami berharap siapa pun kepala daerah terpilih, tetap menjadikan WIES sebagai agenda yang bermanfaat bagi pemangku kepentingan, sekaligus branding Sumbar yang memiliki sejarah perdagangan dan pariwisata,” harapnya.
Acara sebelumnya, WIES 2023, sukses terselenggara dan memberikan manfaat besar dengan perkiraan total nilai PR, transaksi, dan lainnya mencapai dampak lebih dari Rp 22,5 miliar.
“Kita bersyukur bisa menghadirkan para pejabat negara, investor, pelaku bisnis, akademisi, dan wise fashion sebagai wujud nyata Indonesia menuju world halal hub,” tutup Sari.
(hpr)












