BeritaPasaman Barat

Deklarasi Calon Bupati Pasbar Yulianto – M Ihpan Dihadiri Warga Korban Gempa

905
×

Deklarasi Calon Bupati Pasbar Yulianto – M Ihpan Dihadiri Warga Korban Gempa

Sebarkan artikel ini
Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat, Yulianto - M Ihpan saat deklarasi pencalonan mereka untuk Pilkada 2024
Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat, Yulianto - M Ihpan saat deklarasi pencalonan mereka untuk Pilkada 2024. (f/widra hayadi)

Mjnews.id – Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat, Yulianto – M Ihpan, mendeklarasikan pencalonan untuk Pilkada 2024.

Deklarasi itu dihadiri hampir 1.000 tokoh masyarakat, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang dan pemuda-pemudi se-Pasaman Barat, Sabtu 24 Agustus 2024.

ADVERTISEMENT

Ada yang menarik perhatian di acara deklarasi Berlian ini, sejumlah warga korban gempa Pasbar juga ikut hadir untuk menyampaikan dukungan dan harapan kepada Yulianto. Mereka berharap Yulianto menang di Kontestasi Pilkada 2024 ini, dengan harapan bisa mengatasi kesulitan warga korban gempa untuk pembangunan sapras yang rusak akibat gempa dia tahun lalu.

“Kami berharap Pak Yulianto dan Pak Iupan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat, Tolonglah kami warga korban gempa, ” ungkap Lidia salah satu warga korban gempa Simpang Timbo Abu Kajai, kecamatan Talamau.

Tokoh masyarakat yang juga Bupati Pasaman Barat periode 2010-2015, Baharuddin R, memberikan semangat kepada masyarakat agar bersama-sama memenangkan pasangan Yulianto – M Ihpan.

Menurutnya, banyak hal yang harus dibenahi di Pasaman Barat ke depannya.

“Saya yakin dengan Yulianto – M Ihpan ini bisa membawa Pasaman Barat maju menyaingi daerah lain yang ada di Sumbar ini,” katanya.

Ia mencontohkan persoalan tata pemerintahan yang harus dibenahi termasuk penempatan pejabat yang sesuai bidang dan kemampuan.

Belum lagi persoalan ekonomi, kesehatan dan keagamaan. “Saya sebagai Mantan Bupati menilai Bupati saat ini tidak melakukan evaluasi dan monev untuk perbaikan peningkatan kemampuan kepala dinas, tidak menempatkan orang sesuai bidangnya,” imbuhnya.

“Setahu saya Bupati saat ini tidak ada pembangunan di pusat kota, rumah tahfiz yang dijanjikannya juga tidak terealisasikan,” pungkasnya.

Bulan berikutnya gaji THL tidak dibayarkan. Kabupaten Pasaman Barat tidak ajukan kuota CPNS, sementara kabupaten kota terima alokasi CPNS 2024.

Pelayanan pemerintah di urutan 18 dari 19 kabupaten/kota se Provinsi Sumbar, TPP tidak dibayarkan, anggaran Uang Persediaan (UP) hanya dianggarkan sampai akhir Agustus, karena defisit anggaran.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT