BeritaKabupaten Asahan

Hanyut di Sungai Silau, Mayat Warga Asahan Ditemukan di Tanjungbalai

503
×

Hanyut di Sungai Silau, Mayat Warga Asahan Ditemukan di Tanjungbalai

Sebarkan artikel ini
Mayat Warga Asahan Hanyut di Sungai Silau, kawasan Tanjungbalai
Mayat Warga Asahan Hanyut di Sungai Silau, kawasan Tanjungbalai.. (f//ist)

Mjnews.id – Penemuan sesosok mayat yang mengapung di muara Sungai Silau Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai, Jumat 18 Oktober 2024 pagi sekitar pukul 10.00 WIB, hebohkan warga.

Pihak Sat Polairud Polres Tanjungbalai mengevakuasi sesosok mayat tanpa identitas yang berjenis kelamin perempuan dan sudah lanjut usia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai.

ADVERTISEMENT

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Yon Edi Winara, yang dihubungi melalui Kasat Polairud, AKP M Tanjung, membenarkan adanya penemuan mayat wanita lanjut usia tersebut.

Katanya, setelah dievakuasi ke RSUD dr Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai, akhirnya identitas korban diketahui atas nama Rapeah boru Manurung (92), warga Jalan Sei Piasa Nomor 28, Kelurahan Kisaran Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

“Berdasarkan keterangan saksi, sekira pukul 09.45 WIB, saksi Imam Atthriq sedang melintas di Jalan Alteri dan melihat ada mayat terapung di permukaan Sungai Silau yang terbawa arus mengarah ke kawasan Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai,” katanya.

Selanjutnya, masyarakat menyampaikan informasi tersebut ke Kantor Sat Polairud Polres Tanjungbalai yang langsung di tindak lanjuti Personil Sat Polairud dan mengevakuasi mayat dengan menggunakan Kapal II-1023 dan menggiringnya ke tangkahan (Pelabuhan) Balai di Ujung Tanjung di Jalan Asahan, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai.

Sekira pukul 10.30 WIB, mayat tersebut dibawa ke RSUD dr Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dokter jaga yakni dr Karmila Dewi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap mayat tersebut.

Tidak lama setelah dilakukan pemeriksaan, anak kandung korban bernama Rudiyanto Sirait datang dan mengakui bahwa mayat merupakan orang tuanya yang sebelumnya telah dilaporkan hilang.

Rudiyanto Sirait tidak meminta jenazah dilakukan outopsi dan meminta dipersiapkan untuk dibawa langsung pulang ke rumah duka di Kabupaten Asahan.

(ISN)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT