Mjnews.id – Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai peresmian Masjid At-Tauhid di Desa Sungai Angit, Kecamatan Babat Toman, Sabtu (28/6/2025).
Acara ini menjadi momen istimewa karena dirangkaikan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H serta Haflah Akhirussanah dan Milad ke-16 TPA Nurul Ilmi.
Bupati Musi Banyuasin (Muba), H M Toha didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Muba Hj Patimah Toha hadir langsung untuk meresmikan masjid megah yang menjadi kebanggaan warga Sungai Angit. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini disambut meriah oleh masyarakat setempat.
Penyambutan Bupati dilakukan secara istimewa dengan penampilan drum band dan tarian daerah, dilanjutkan dengan pertunjukan kesenian tradisional khas Muba, yaitu Senjang, oleh anak-anak Desa Sungai Angit.
Turut mendampingi dalam kegiatan ini, di antaranya Anggota DPRD Muba Karan Karnedi, Camat Babat Toman, Heru Kharisma, Kabid Komunikasi Publik Diskominfo Muba, Kartiko Buwono, Kabag Prokopim Setda Muba, M Agung Perdana, Plt Kabag Kesra Setda Muba, Heriyanto, Kepala Desa Sungai Angit Zubaidah, Ketua Pengurus Masjid At-Tauhid Ruslan Tamimi, serta Ketua TPA Nurul Ilmi Ummi Latifah.
Dalam sambutannya, Bupati H M Toha menegaskan pentingnya peran masjid sebagai tempat ibadah dan penguatan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.
“Hari ini adalah momen yang sangat istimewa bagi kita semua. Kita hadir dalam rangka meresmikan Masjid At-Tauhid, rumah Allah yang akan menjadi pusat ibadah, dakwah, dan penguatan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Menurutnya, masjid bukan hanya bangunan fisik semata, melainkan pusat peradaban umat Islam, tempat hati dipersatukan dalam sujud, ilmu ditumbuhkan dalam majelis, dan akhlak mulia dibina dalam kebersamaan.
Untuk itu Bupati Toha mengajak seluruh masyarakat untuk memakmurkan masjid melalui kegiatan ibadah, pengajian, dan pendidikan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Peresmian masjid ini juga bertepatan dengan peringatan 1 Muharram 1447 Hijriah. Dalam kesempatan ini, Bupati mengajak seluruh umat untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum introspeksi dan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
“Hijrah Rasulullah dari Mekah ke Madinah adalah peristiwa monumental yang mengajarkan kita tentang perubahan, perjuangan, dan pengorbanan demi meraih ridha Allah SWT,” kata Bupati.












