pemkab muba
BeritaNasionalPendidikan

Menteri Sosial Buka Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran

838
×

Menteri Sosial Buka Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran

Sebarkan artikel ini
Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta
Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. (f/humas)

Oleh karena itu, Gus Ipul mengajak seluruh kepala sekolah dan guru untuk ikut serta mensukseskan penyelenggaraan sekolah rakyat.

“Mari kita sama-sama sukseskan penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini. Siap?” tanya Gus Ipul.

ADVERTISEMENT

“Siap!” jawab para kepala sekolah dan guru yang hadir di lokasi.

Sebelum menutup sambutannya, Gus Ipul mengajak Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Dirjen Linjamsos Agus Zainal Arifin, Dirjen Rehsos Supomo, dan Dirjen Dayasos Mira Riyati naik ke atas panggung. Dia pun menyampaikan aba-aba kepada jajarannya untuk memberi hormat kepada seluruh guru dan kepala sekolah.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam acara ini pada sore nanti untuk memberikan pengarahan langsung kepada para peserta.

Bagian Indonesia Emas 2045

Sementara Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat Prof Muhammad Nuh menyampaikan bahwa guru dan kepala Sekolah Rakyat ikut menjadi bagian dari  Indonesia Emas 2045.

“Melalui Sekolah Rakyat inilah akan kita buktikan, bahwa Indonesia 2045 Insya Allah jaya,” ujar Prof Nuh.

Prof Nuh menekankan bahwa kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat harus merasa bersyukur menjadi bagian dari gagasan Presiden Prabowo untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas untuk anak-anak dari keluarga miskin serta memutus mata rantai kemiskinan.

“Tidak semua orang tertarik hatinya dengan dunia pendidikan, tidak semua orang. Alhamdulillah Allah menakdirkan, Yang Maha Kuasa menakdirkan, hati kita tertaut dengan dunia pendidikan,” jelasnya.

Yang tidak kalah penting adalah sebagai kepala sekolah dan guru sekolah rakyat ikut mencintai wong cilik dan memberikan kesempatan untuk memuliakan dan memberdayakan mereka.

“Panjenengan ditakdirkan menjadi guru sekolah rakyat dan kepala sekolah rakyat. Itu artinya secara otomatis, kita mencintai dan memberikan kemampuan kepada mereka (wong cilik),” ujar Prof Nuh.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT