pemkab muba
BeritaPendidikanSumatera Barat

Gubernur Sumbar Akan Tambah Fasilitas dan Ruang Kelas Baru untuk SMK SMAKPA Padang

400
×

Gubernur Sumbar Akan Tambah Fasilitas dan Ruang Kelas Baru untuk SMK SMAKPA Padang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi menunjukkan keinginannya menambah fasilitas dan ruang kelas baru saat Talkshow HUT SMK-SMAKPA Padang ke 61
Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat Talkshow HUT SMK-SMAKPA Padang ke 61. (f/pemprov)

Mjnews.id – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menunjukkan keinginannya menambah fasilitas dan ruang kelas baru untuk peningkatan fasilitas SMK – SMAKPA Padang.

Saat mengikuti Talkshow Inspiratif dalam rangka memperingati HUT SMK-SMAKPA Padang ke 61 bertema “Berkarya, Unggul di Vokasi, Terdepan di Industri” di Aula SMAKPA Padang, Jum’at (7/11/2025), Gubernur Mahyeldi mengungkap fakta terkait tingginya peminat anak didik yang lulusan SMP dari 16.000 yang mendaftar, tapi yang diterima hanya 250 siswa.

ADVERTISEMENT

“Apalagi kebutuhan industri terus meningkat, karena tamatan dari SMAKPA ini 85 persen diterima lowongan kerja di industri, dengan begitu insya Allah akan ada penambahan ruang kelas baru,” kata Mahyeldi.

Untuk itu, Mahyeldi perintahkan Dinas Pendidikan Sumbar segera koordinasi dengan pihak sekolah atas izin dari Inspektur 1 kementerian Perindustrian.

Menurut Mahyeldi keberadaan SMAKPA ini memiliki prospek yang sangat baik, pemerintah daerah harus bisa memanfaatkan dalam memajukan daerah.

“Perlu diketahui, tamatan SMAKPA ini sudah siap bekerja. Bahkan kalau ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi juga bisa, seperti Pak Rektor UNP saat ini merupakan alumni dari SMAKPA ini,” ujarnya.

Di hadapan ratusan siswa SMAKPA, Gubernur Mahyeldi mengatakan pendidikan vokasi di SMK sangat penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang siap pakai dan kompeten.

“Memilih SMAKPA adalah pilihan tepat, untuk memajukan Indonesia kedepan, karena siswa – siswa disini siap kerja dan dapat bersaing di dunia industri,” ungkapnya.

Saat ini Indonesia tengah menaruh harapan besar pada kemajuandan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pemerintah berulang kali menargetkan pertumbuhan ekonmomi di atas 5 persen, menggaungkan transformasi ekonomi, dan memimpikan lompatan menuju negara maju.

“Karena tak ada negara maju tanpa industri yang maju,” ucapnya.

Sementara di Sumbar, industri umumnya bergerak di hulu sebagai pemasok bahan baku di Industri maju pada negara maju, masih di sekitaran hasil pertanian, seperti kelapa sawit, karet, Gambir, kakao dan minyak bumi.

Untuk itu, Gubernur Mahyeldi mendorong pengembangan green industry (industri hijau) di Sumatera Barat dengan fokus pada pemanfaatan potensi energi baru terbarukan (EBT) yang melimpah.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT