BeritaKota Sawahlunto

21 Keltan di Sawahlunto Terima Bantuan Bibit Kelapa Dalam dan Pupuk Kompos dari Provinsi

99
×

21 Keltan di Sawahlunto Terima Bantuan Bibit Kelapa Dalam dan Pupuk Kompos dari Provinsi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Ketahanan pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto, Heni Purwaningsih berikan keterangan terkait bantuan bibit kelapa dalam dan pupuk kompos
Kepala Dinas Ketahanan pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto, Heni Purwaningsih. (f/yuni oktrianti)

Mjnews.id – Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat memberikan bantuan bibit kelapa dalam dan pupuk kompos kepada 21 Kelompok Tani di Kota Sawahlunto.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Ketahanan pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto, Heni Purwaningsih kepada media, Selasa 23 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

Heni Purwaningsh menyebutkan, pemberian bantuan bibit kelapa dalam oleh Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi tersebut dalam upaya peningkatan produksi kelapa dalam di Kota Sawahlunto melalui peremajaan dan perluasan budidaya tanaman kelapa dalam.

Pemberian Bantuan Bibit dalam 2 Tahap

Adapun bibit kelapa dalam yang diberikan tersebut sebanyak 6.250 batang dan pupuk kompos sebanyak 6.250 Kg yang diberikan kepada 21 Kelompok Tani (Keltan) penerima yang tersebar di 4 Kecamatan di Kota Sawahlunto.

”Pendistribusian bibit dan pupuk kompos dibagi dalam 2 tahap. Tahap 1 telah didistribusikan bibit kelapa dalam pada Jumat 12 Des 2025 di 13 Kelompok Tani penerima. Sedangkan pupuk kompos didistribusikan pada Minggu 14 Desember 2025 di 21 Keltan penerima yang tersebar di 4 Kecamatan,” papar Heni menjelaskan.

Dijelaskan lebih lanjut, untuk pendistribusian bibit kelapa dalam itu didampingi oleh Bidang Perkebunan, BPP dan PPL Wilbin. Tim Pemeriksa dari Dinas Perkebunan TPH Propinsi Sumbar sedangkan untuk pendistribusian tahap 2 yang selesai diberikan hari ini, Selasa 23 Desember 2025.

Heni berharap agar bibit bantuan yng diberikan ditanam dan dipelihara dengan baik apalagi nilai ekonomis kelapa sangat tinggi.

“Kita juga akan menugaskan petugas kita untuk me monitoring dan mendampingi penerima agar tercapai apa yg kita harapkan dari pemberian bibit ini, karena nantinya sangat mendukung perekonmian keluarga apalagi semua bagian dari pohon kelapa bernilai ekonomi,” pungkas Heni.

(Uni)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT