Ia menambahkan, ASN muda yang terpilih nantinya diharapkan mampu mengolah potensi lokal menjadi nilai tambah, mentransformasikan kreativitas menjadi peluang ekonomi, serta menjadikan kolaborasi sebagai kekuatan utama pembangunan nagari. Mereka akan menjadi garda depan transformasi birokrasi yang bekerja cepat, berpikir strategis, dan berorientasi pada hasil yang terukur.
3 Lokasi Percontohan Nagari Kreatif Hub
Sebagai langkah awal implementasi, pada tahun 2025 Program Nagari Kreatif Hub telah menetapkan tiga lokasi percontohan, yakni Desa Sikalang di Kota Sawahlunto, Nagari Pangian di Kabupaten Tanah Datar, serta Nagari Toboh Gadang Barat di Kabupaten Padang Pariaman. Ketiga nagari tersebut saat ini menjadi laboratorium pembelajaran melalui praktik langsung di lapangan.
Target pengembangan tahun 2026 disusun secara progresif. Pada Semester I 2026, ditargetkan terbentuk 10 nagari tambahan, dan hingga akhir tahun 2026 sedikitnya 30 Nagari Kreatif Hub baru diharapkan telah terbentuk dan berjalan optimal di berbagai wilayah Sumatera Barat.
Melalui program ini, ASN Generasi Z Provinsi Sumbar tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi dipanggil untuk menjadi pelopor perubahan. Kreativitas dipadukan dengan kearifan lokal, teknologi bersinergi dengan nilai-nilai nagari, dan arah masa depan pembangunan dirancang dari akar rumput dan digerakkan oleh anak muda, untuk kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi dan pembekalan tersebut, juga turut dihadiri oleh sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkup Pemprov Sumbar, di antaranya Ahmad Zakri (Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra), Adib Alfikri (Asisten Ekonomi dan Pembangunan). Kehadiran para pimpinan ini menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap peran strategis ASN Generasi Z sebagai lokomotif transformasi pembangunan nagari di Sumbar.
(adpsb)












