BeritaKriminalitasMusi Banyuasin

Viral Dugaan Penodongan di Muba, Polsek Lais Gercep Investigasi, Ternyata Ini Pelakunya

127
×

Viral Dugaan Penodongan di Muba, Polsek Lais Gercep Investigasi, Ternyata Ini Pelakunya

Sebarkan artikel ini
Personel Polsek Lais ungkap kasus penodongan
Personel Polsek Lais. (f/humas)

Mjnews.id – Pasca cuitan seorang warga Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang mengalami dugaan penodongan di wilayah Desa Epil, Kecamatan Lais, ramai di media sosial, Jumat (9/1/2025), Polsek Lais gerak cepat melakukan penelusuran dan penyelidikan terhadap seorang laki-laki yang dicurigai yang merupakan warga Desa Epil.

Kapolsek Lais, AKP Syawaluddin melalui Kasi Humas Polres Muba, AKP S Hutahean menjelaskan, beberapa hari sebelumnya Polsek Lais menerima informasi dari masyarakat mengenai seorang laki-laki berusia sekitar 32 tahun, warga Desa Epil Kecamatan Lais, yang diduga mengalami gangguan perilaku.

ADVERTISEMENT

“Dari keterangan warga, yang bersangkutan beberapa kali terlihat berada di pinggir jalan raya sambil memegang sebilah parang. Orang yang kita curigai ini bernama panggilan inisial OY (32), warga setempat,” kata Hutahean, Jumat (9/1/2025).

Mendapat informasi itu, personel Polsek Lais yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Daimon langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Epil dan memanggil orang tua terduga dari laki-laki yang kita curigai ini, yakni Y ke Kantor Desa Epil.

“Pada pertemuan, Y menyampaikan bahwa anaknya memiliki riwayat ketergantungan narkoba dan pernah dirawat di RS Ernaldi Bahar selama satu minggu. Y juga menduga saat ini perilaku anaknya kembali terganggu dan jarang pulang ke rumah,” ungkapnya.

Pihak keluarga, lanjutnya, telah berupaya mencari yang bersangkutan untuk dibawa ke panti rehabilitasi narkoba di Lubuklinggau. Koordinasi dengan petugas panti pun sudah dilakukan oleh keluarga.

“Ciri-ciri terduga pelaku yang disampaikan pelapor mengarah kepada yang bersangkutan. Namun tetap akan didalami melalui proses penyelidikan,” ungkapnya.

Pelaku Penodongan Dibawa ke Panti Rehabilitasi

Polsek Lais juga kembali memanggil Y yang datang didampingi kepala dusun untuk pendalaman informasi. Keluarga bersama perangkat desa dan Linmas juga bergerak mencari keberadaan yang bersangkutan untuk segera dibawa ke panti rehabilitasi.

“Tadi malam, Personel gabungan kembali mendatangi rumah Y. Ternyata orang tuanya sudah membawa anaknya ke panti rehabilitasi Lubuk Linggau dan kita masih menunggu hasilnya,” ujarnya.

“Polsek Lais akan serius menindaklanjuti laporan korban serta tetap mengedepankan langkah humanis, guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” lanjutnya.

Orang Tua Terduga pelaku saat dipertemukan salah satu korban di hadapan kepala desa, akan mengganti rugi yang dialami korban. Alhasil, pertemuan tersebut diterima pihak korban dengan baik.

(Mira)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT