Ia juga menegaskan komitmen HMNI untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan wilayah perairan.
“Kami berterima kasih atas dukungan Polda Kepri. HMNI berkomitmen untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mengedukasi nelayan agar tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum. Kami juga siap mendukung kegiatan kamtibmas yang akan dilaksanakan bersama,” ujarnya.
HMNI juga memaparkan rencana kegiatan dalam rangka Hari Nelayan Nasional, seperti seminar nasional, lomba tradisional, dan bazar, serta menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya terkait keterbatasan armada pengamanan laut di wilayah Anambas, konflik antar nelayan, serta dampak kenaikan harga BBM terhadap operasional nelayan di Natuna dan Anambas.
Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin solid antara Polda Kepri dan masyarakat nelayan dalam menjaga keamanan perairan, sekaligus mendukung stabilitas wilayah Kepulauan Riau sebagai kawasan strategis nasional yang aman dan kondusif.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Nelayan Nasional Tahun 2026, sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap peran penting nelayan dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan maritim Indonesia.
Pada kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.
“Apabila masyarakat menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun memerlukan kehadiran Polri secara segera, dapat menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam atau melalui aplikasi Polri Super Apps sebagai sarana pelayanan dan pengaduan masyarakat secara cepat dan terpadu,” pesan Nona Pricillia Ohei.
(*)












