BeritaInfrastrukturKabupaten Dharmasraya

Dua Jembatan Aramco di Sembilan Koto Dharmasraya Rampung, Akses Ekonomi Warga Kian Terbuka

15
×

Dua Jembatan Aramco di Sembilan Koto Dharmasraya Rampung, Akses Ekonomi Warga Kian Terbuka

Sebarkan artikel ini
Jembatan Aramco di Kecamatan Sembilan Koto Dharmasraya Rampung
Jembatan Aramco di Kecamatan Sembilan Koto Dharmasraya Rampung. (f/sutan sari alam)

Mjnews.id – Di Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya, waktu dulu terasa lebih panjang. Bukan karena hari yang lambat, melainkan karena jarak yang terasa jauh terutama saat hujan turun dan jalan berubah menjadi rintangan. Anak-anak berangkat sekolah dengan langkah hati-hati, sementara hasil kebun menunggu lebih lama untuk sampai ke pasar.

Kini, perlahan, cerita itu berubah. Dua unit jembatan Aramco yang membentang di Nagari Banai dan Nagari Lubuak Karak telah rampung. Baja-baja kokoh itu bukan sekadar rangka besi, melainkan penghubung harapan yang selama ini terpisah oleh medan dan waktu.

ADVERTISEMENT

Dibangun oleh jajaran TNI di bawah Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, jembatan itu kini tinggal menunggu saat untuk benar-benar “hidup” dilalui, dimanfaatkan, dan menjadi bagian dari denyut keseharian warga.

Kabar baik bagi warga Sembilan Koto

Camat Sembilan Koto, Romi, menyampaikan bahwa penyelesaian jembatan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas hasil perkebunan.

Jembatan Aramco di Kecamatan Sembilan Koto Dharmasraya Rampung

“Pemasangan dua unit jembatan Aramco oleh TNI di wilayah kami telah selesai. Dalam waktu dekat, jembatan ini sudah bisa dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas masyarakat,” ujarnya di Silago, Kamis (23/04/2026).

Bagi masyarakat, kalimat itu bukan sekadar laporan administratif. Ia adalah kabar baik yang selama ini dinanti. Sebab di balik jembatan, ada kemudahan yang selama ini terasa mahal, akses menuju sekolah, perjalanan ke kebun, hingga distribusi hasil pertanian.

Pembangunan ini bukan datang tiba-tiba. Ia lahir dari usulan pemerintah daerah dari keinginan membuka jalan bagi warga yang selama ini seperti berjalan di lorong sempit pembangunan.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengajukan kebutuhan itu kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat, dan kini, hasilnya mulai terlihat nyata.

Namun, yang membuat jembatan ini terasa berbeda bukan hanya hasil akhirnya, melainkan prosesnya.

Pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh jajaran TNI melalui Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Korem 032/Wirabraja, hingga Kodim 0310/SSD, sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus peningkatan konektivitas antar-nagari dan jorong.

Secara teknis, jembatan dibangun menggunakan material baja berkualitas tinggi dengan metode multi-plate yang dirancang mampu menahan beban kendaraan berat.

Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara terukur, mulai dari penggalian dan penyesuaian elevasi, perakitan plat secara presisi oleh personel TNI bersama masyarakat melalui semangat gotong royong, hingga proses penimbunan dan pemadatan berlapis guna memastikan kekuatan dan stabilitas struktur jalan.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT