Mjnews.id – Ratusan wajah berseri-seri memenuhi pelepasan jemaah calon haji Kota Payakumbuh tahun 1447 H/2026 M. Satu per satu calon jemaah mengantre dengan tas bawaan dan senyum yang tak bisa disembunyikan, memancarkan kebahagiaan orang-orang yang telah lama menanti momen paling sakral dalam perjalanan hidup mereka.
Pemerintah Kota Payakumbuh secara resmi melepas 175 jemaah calon haji Kota Payakumbuh yang tergabung dalam Kloter 13 dan Kloter 14, lima bus yang membawa para tamu Allah itu dilepas bertolak menuju Asrama Haji Padang, pada Kamis (7/5/2026) dini hari.
Wali Kota Payakumbuh, Zulameta mengamanahkan pelepasan ini kepada Wakil Wali Kota, Elzadaswarman, yang hadir langsung memimpin prosesi penuh haru tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyampaikan pesan yang menyentuh kepada seluruh jemaah. Ia membuka pidatonya dengan ucapan selamat jalan yang tulus, kemudian mengajak para calon jemaah untuk membulatkan tekad dan meluruskan niat hanya karena Allah.
“Jangan risaukan apa pun yang ada di sini. Fokuslah untuk beribadah, luruskan niat, dan persiapkan fisik sebaik-baiknya untuk menjalankan seluruh tata cara haji,” ujar Elzadaswarman di hadapan ratusan jemaah dan keluarga yang hadir.
Ia juga secara khusus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci. Cuaca ekstrem dan padatnya jutaan jemaah dari seluruh penjuru dunia menjadi tantangan tersendiri yang memerlukan kesiapan fisik prima.
“Jaga kesehatan,” pesan Elzadaswarman, singkat namun penuh makna.
Tak lupa, Wakil Wali Kota juga menyampaikan pesan hangat kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia meminta agar keluarga di rumah tidak membebani pikiran jemaah dengan urusan duniawi.
Sebaliknya, keluarga didorong untuk senantiasa memanjatkan doa memohon keselamatan, kelancaran ibadah, dan kepulangan yang selamat ke pelukan keluarga masing-masing.
Mewakili seluruh jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh, Elzadaswarman turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pelayanan terdapat kekurangan.
“Kami mohon maaf atas segala keterbatasan dalam melayani para tamu Allah,” ujarnya dengan rendah hati, menegaskan bahwa pelayanan terbaik untuk jemaah tetap menjadi prioritas utama Pemko Payakumbuh.
Suasana pelepasan terasa semakin khidmat ketika lantunan doa bersama mengiringi keberangkatan para jemaah.






