Zigo juga menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur irigasi melalui program P3-TGAI telah terealisasi di sekitar 21 titik di Kabupaten Solok.
Kehadiran program pusat tersebut dinilai semakin memperkuat program pembangunan daerah dan provinsi, terutama dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, membuka akses wilayah, serta mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok Mukhlis, S.H., Dt. Gampo Malangik, Anggota DPRD Kabupaten Solok dari Fraksi Golkar Indra Kartasasmita, Kasatker pelaksana yang mewakili Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Satker Pembangunan Strategis, perwakilan balai terkait, TPK Air Minum, tokoh masyarakat, niniak mamak, cadiak pandai serta unsur masyarakat setempat.
(sis)












