BeritaKota PariamanParlemen

Ketua DPRD Kota Pariaman Tinjau Sumber Air untuk Pengembangan Kolam Ikan Masjid Raya Cubadak Mentawai

32
×

Ketua DPRD Kota Pariaman Tinjau Sumber Air untuk Pengembangan Kolam Ikan Masjid Raya Cubadak Mentawai

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim tinjau Sumber Air untuk Pengembangan Kolam Ikan Masjid Raya Cubadak Mentawai
Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim tinjau Sumber Air untuk Pengembangan Kolam Ikan Masjid Raya Cubadak Mentawai. (f/ist)

Mjnews.id – Sebuah sumber air mungkin terlihat sederhana. Namun, jika dikelola dengan baik, aliran air tersebut dapat menjadi sumber kehidupan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Semangat itulah yang terlihat ketika Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, Lc., meninjau langsung lokasi optimalisasi sumber air yang direncanakan untuk mendukung pengembangan kolam ikan di Masjid Raya Cubadak Mentawai, Kota Pariaman, beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap pengembangan potensi lingkungan masjid agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Muhajir melihat langsung kondisi sumber air, lingkungan sekitar, serta potensi pemanfaatannya untuk mendukung keberadaan kolam ikan yang berada di kawasan Masjid Raya Cubadak Mentawai.

Dengan melihat kondisi lapangan secara langsung, berbagai kebutuhan dan tantangan teknis dapat dipetakan sejak awal. Mulai dari bagaimana sumber air dapat dialirkan secara optimal, menjaga ketersediaan air untuk kolam, hingga memastikan pemanfaatannya dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Bagi Muhajir, program seperti ini memiliki nilai strategis karena memanfaatkan potensi yang sudah tersedia di lingkungan masyarakat.

Airnya sudah ada, lahannya tersedia, dan kolam ikan bisa dikembangkan. Tinggal bagaimana potensi tersebut dikelola secara baik sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Masjid Tidak Hanya Menjadi Tempat Ibadah

Gagasan pemanfaatan lingkungan masjid untuk kegiatan produktif bukanlah sesuatu yang baru dalam sejarah peradaban Islam.

Masjid pada masa lalu tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah ritual. Masjid juga menjadi pusat pendidikan, musyawarah, pelayanan sosial, bahkan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Semangat tersebut dapat kembali dihidupkan dalam konteks kekinian. Masjid Raya Cubadak Mentawai memiliki potensi untuk mengembangkan kegiatan produktif melalui pemanfaatan lahan dan sumber daya alam yang ada di sekitarnya. Salah satunya melalui pengembangan kolam ikan.

Menurut Muhajir, pengelolaan kolam ikan dapat menjadi salah satu bentuk pemberdayaan yang sederhana tetapi memiliki potensi ekonomi jika dikelola secara profesional.

Hasil budidaya ikan nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Selain memberikan nilai ekonomi, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kita ingin aset dan potensi yang ada di sekitar masjid bisa memberikan manfaat. Masjid tentu fungsi utamanya adalah tempat ibadah, tetapi di sisi lain masjid juga bisa menjadi pusat pemberdayaan masyarakat,” ujar Muhajir.

Menurutnya, pengembangan kolam ikan juga harus dirancang bukan sekadar untuk membuat kolam, tetapi harus memiliki konsep pengelolaan yang jelas.

Mulai dari sumber air, jenis ikan yang dibudidayakan, sistem pemeliharaan, pengelolaan pakan, hingga mekanisme pemanfaatan hasil panen.

Dengan demikian, program tersebut tidak berhenti sebagai proyek pembangunan, tetapi dapat menjadi kegiatan produktif yang terus berjalan.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT