Dian menilai persoalan integritas di lingkungan perguruan tinggi perlu menjadi momentum untuk melakukan pembenahan institusi secara menyeluruh.
“Krisis integritas harus menjadi momentum transformasi institusional secara menyeluruh. Pencegahan dan sistem harus dibangun terlebih dahulu,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya Prof. Widodo menyatakan kesiapan UB untuk menjadi salah satu perguruan tinggi percontohan dalam program penguatan ekosistem integritas tersebut.
Menurutnya, penunjukan UB sebagai perguruan tinggi piloting menjadi kesempatan untuk menindaklanjuti hasil asesmen serta memperkuat sejumlah aspek yang masih membutuhkan pembenahan.
“Kami mengapresiasi penunjukan UB sebagai salah satu piloting. Momentum ini kami manfaatkan untuk menindaklanjuti hasil asesmen, memetakan bagian yang perlu diperkuat, serta membangun budaya integritas bagi seluruh sivitas akademika,” kata Widodo.
Melalui program tersebut, KPK dan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat tata kelola sekaligus membangun budaya integritas yang tidak hanya bertumpu pada penindakan, tetapi juga mengutamakan pencegahan dan pendidikan antikorupsi.
(rmn)












