BeritaInfrastrukturPasaman Barat

Tanggul Batang Pasaman Mulai Dikerjakan, Warga Pasir Tampang Pasbar Sambut Harapan Baru

8
×

Tanggul Batang Pasaman Mulai Dikerjakan, Warga Pasir Tampang Pasbar Sambut Harapan Baru

Sebarkan artikel ini
Tanggul Batang Pasaman di Kampung Pasir Tampang, Nagari Aia Gadang Barat, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar)
Tanggul Batang Pasaman di Kampung Pasir Tampang, Nagari Aia Gadang Barat, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). (f/ist)

Mjnews.id – Pembangunan tanggul penahan tebing di Kampung Pasir Tampang, Nagari Aia Gadang Barat, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), resmi dimulai. Proyek senilai Rp6,89 miliar ini menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk mengurangi ancaman abrasi Batang Pasaman.

Selama bertahun-tahun, arus sungai telah mengikis lebih dari 100 meter lahan di sepanjang bantaran. Kondisi ini membuat warga khawatir, terlebih sejumlah rumah kini hanya berjarak beberapa meter dari bibir sungai.

ADVERTISEMENT

Ketua Pemuda Kampung Pasir Tampang, Tamrin, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan tanggul yang telah lama dinantikan masyarakat tersebut.

Menurutnya, keberadaan tanggul sangat penting untuk mengurangi kekhawatiran warga, terutama ketika debit air sungai meningkat saat musim hujan.

“Kami sangat bersyukur pembangunan tanggul ini akhirnya dimulai. Sudah lama masyarakat mengharapkannya karena selama ini kami selalu merasa cemas setiap musim hujan tiba,” ujar Tamrin kepada wartawan, Jumat (16/10/2026).

Kekhawatiran juga dirasakan Karani, warga yang rumahnya berjarak sekitar lima meter dari bibir sungai. Ia berharap pembangunan tanggul dapat memberikan perlindungan nyata bagi rumah dan keselamatan masyarakat.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta CV Arfan Nafisha Pratama selaku kontraktor pelaksana.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan ini. Semoga tanggul ini benar-benar melindungi rumah dan keselamatan masyarakat,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut merupakan program Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi, dengan nilai kontrak sebesar Rp6.892.345.577.

Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Arfan Nafisha Pratama dengan pengawasan CV Jasa Insani Konsultan. Kontrak proyek ditandatangani pada 9 September 2026 dengan masa pengerjaan selama 114 hari kalender.

Masyarakat berharap proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai spesifikasi teknis, sehingga mampu menekan risiko abrasi yang selama ini mengancam permukiman warga di sepanjang Sungai Batang Pasaman.

Bagi warga Pasir Tampang, pembangunan tanggul ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan langkah penting untuk menjaga rumah, melindungi keluarga, dan menghadirkan rasa aman dari ancaman abrasi yang telah lama mereka hadapi.

(*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT