BeritaSumatera Barat

Tokoh Masyarakat Nagari Pandai Sikek Sampaikan Aspirasi, Gubernur Sumbar: Tenang, Trase Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi Belum Ditetapkan

5
×

Tokoh Masyarakat Nagari Pandai Sikek Sampaikan Aspirasi, Gubernur Sumbar: Tenang, Trase Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi Belum Ditetapkan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi menerima kunjungan sejumlah tokoh masyarakat Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, di Ruang Rapat Istana Gubernuran
Gubernur Sumbar, Mahyeldi menerima kunjungan sejumlah tokoh masyarakat Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, di Ruang Rapat Istana Gubernuran. (f/pemprov)

Mjnews.id – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa lokasi trase pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi hingga saat ini belum ditetapkan secara resmi. Rencana pembangunan tersebut masih dalam tahap pengkajian, sehingga masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

“Hingga saat ini, belum ada penetapan lokasi (penlok) resmi dari kementerian. Artinya, masih terbuka ruang untuk melakukan komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang menyebutkan bahwa trase tol sudah ditetapkan,” tegas Mahyeldi.

ADVERTISEMENT

Hal tersebut disampaikan Mahyeldi saat menerima kunjungan sejumlah tokoh masyarakat Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, di Ruang Rapat Istana Gubernuran, Jumat (6/11/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperoleh penjelasan mengenai perkembangan rencana pembangunan jalan tol tersebut.

Mahyeldi menjelaskan, pembangunan jalan tol merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, dalam proses perencanaannya, berbagai aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan karakteristik wilayah yang akan dilalui tentu akan menjadi perhatian pemerintah.

“Pembangunan ini pada prinsipnya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, aspirasi masyarakat tentu akan didengar dan menjadi bahan pertimbangan, baik dalam proses perencanaan maupun untuk perumusan kebijakan,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam pertemuan tersebut para tokoh masyarakat Nagari Pandai Sikek menyampaikan sejumlah masukan terkait rencana trase jalan tol, khususnya mengenai keberadaan lahan pertanian produktif, tanah ulayat dan pusaka tinggi, kawasan permukiman, serta keberlangsungan usaha kerajinan songket yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat setempat.

Masyarakat berharap berbagai kondisi dan karakteristik Nagari Pandai Sikek tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah dalam kajian trase ke depan.

(adpsb)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT