BeritaKabupaten AgamSumatera Barat

Peminat Pelatihan Berbasis Kompetensi di Agam Tinggi

104
×

Peminat Pelatihan Berbasis Kompetensi di Agam Tinggi

Sebarkan artikel ini
Pelatihan Berbasis Kompetensi Di Agam
Pelatihan Berbasis Kompetensi di Agam. (f/amc)

Mjnews.id – Disperindag Naker Kabupaten Agam memulai pelaksanaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK), Senin (22/1) diikuti sebanyak 64 peserta.

Plt.Kepala Disperindag Naker, Helton, SH, MSi menyampaikan, kegiatan yang berlangsung di UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Agam dimulai pada Seni, (22/1/2024), hingga bulan Maret mendatang.

Banner Pemkab Muba Idul Fitri 1445 H

Ia menyebut Paletihan Berbasis Kompetensi ini bertujuan memberikan keterampilan kepada pencari kerja, sehingga bisa membuka usaha sendiri maupun berkarir di dunia industri.

“Pelatihan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan semangat kreativitas para pencari kerja,” katanya.

Pelatihan tahap pertama ini katanya diikuti sebanyak 64 orang yang terdiri dari 4 sub kejurusan. Masing-masing sub kejuruan diikuti sebanyak 16 orang.

“Antusias pendaftar cukup tinggi, total pendaftar semuanya 227 orang, namun setelah diseleksi terpilih 64 orang,” sebutnya.

Adapun 4 sub jurusan ini antara lain Pratical Official Advance, Asisten Pembuat Pakaian, Service Sepeda Motor Konvensional serta Pembuatan Roti dan Kue.

“Peserta yang telah menyelesaikan pelatihan juga akan fasilitasi pembuatan NIB bagi yang berurusaha, kartu pencari kerja, serta proposal untuk berusaha,” katanya.

Sementara itu Bupati Agam diwakili Sekretaris Daerah, Drs H Edi Busti, MSi menyampaikan, pelatihan ini diharapkan tidak hanya mencetak tenaga handal, tapi juga menumbuhkan semangat enterpreneur.

“Hasil jangka pendeknya peserta pelatihan bisa menjadi tenaga yang hadal, dampak jangka panjangnya melatih kemampuan menjadi entrepeneur, semangat untuk berwirausaha,” ucapnya.

Bupati juga mengingatkan para peserta untuk siap menghadapi dunia yang serba digital. Para peserta pelatihan diharapkan dapat memanfaatkan digitalisasi sebagai peluang.

“Internet saat ini bisa dimanfaatkan untuk menawarkan jasa service, berjualan kuliner, produk digital dan sebagainya, untuk itu kami mendorong peserta merambah bisnis digital,” sebutnya lagi.

Ditambahkan, setelah pelatihan ini berakhir, tidak hanya menambah skill pesertanya akan tetapi juga merubah cara berpikir peserta agar menjadi seorang enterpreneur sejati.

Kami Hadir di Google News