pemkab muba
OpiniKesehatanKuliner

Inovasi Pangan Berbasis Dadih: Pemanfaatan Warisan Kuliner Nusantara sebagai Pangan Fungsional untuk Pencegahan Stunting

193
×

Inovasi Pangan Berbasis Dadih: Pemanfaatan Warisan Kuliner Nusantara sebagai Pangan Fungsional untuk Pencegahan Stunting

Sebarkan artikel ini
Dadih, olahan susu khas Minangkabau bisa mengatasi stunting
Dadih, olahan susu khas Minangkabau. (f/ist)

Penelitian ilmiah mengungkapkan bahwa dadih memiliki nilai gizi tinggi yang sangat baik untuk menunjang pertumbuhan, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak. Keunggulan utama dadih bukan hanya dari kandungan nutrisinya, melainkan juga dari bakteri asam laktat (BAL) yang berfungsi sebagai probiotik.

Mengonsumsi dadih selama kehamilan dan menyusui membantu mencukupi kebutuhan protein, energi, vitamin, dan mineral yang memang meningkat pada periode tersebut.

ADVERTISEMENT

Bagi balita, dadih bisa menjadi pilihan makanan pendamping ASI berkualitas untuk mendukung tumbuh kembang dan kemampuan kognitif mereka.

Kombinasi dadih dengan zinc bahkan menunjukkan potensi lebih besar dalam mengoptimalkan kesehatan ibu dan berat lahir bayi, terutama untuk mencegah kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah.

Keunggulan lain dari dadih adalah kemampuannya meningkatkan penyerapan nutrisi. Probiotik dalam dadih meningkatkan kesehatan saluran cerna sehingga tubuh dapat menyerap zat gizi dari makanan secara optimal.

Dadih juga aman dikonsumsi oleh penderita intoleransi laktosa karena bakteri asam laktat telah memecah laktosa menjadi asam laktat.

Meski dadih memiliki kandungan gizi luar biasa dengan protein mencapai 12,41 peren, lemak sehat yang tinggi, bakteri probiotik hidup lebih dari 10⁶ CFU/g, serta berbagai vitamin dan mineral penting, konsumsinya masih terbatas. Rasa asam yang khas dan tekstur yang asing bagi sebagian orang menjadi penghalang utama, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa.

Smoothies dadih hadir sebagai solusi cerdas. Dengan mencampurkan dadih bersama buah-buahan manis dan segar, rasa asam dadih dapat dinetralkan secara alami. Selain itu, bahan tambahan seperti buah atau sereal dapat memberikan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang melengkapi kebutuhan nutrisi.

Teksturnya yang lembut dan creamy menyerupai yogurt smoothies yang sudah populer di kalangan masyarakat umum. Bentuk penyajian yang modern dan menarik ini membuat dadih lebih mudah diterima masyarakat, bahkan oleh anak-anak yang tergolong pilih-pilih makanan.

Keunggulannya terletak pada kemampuan menyesuaikan dengan kebutuhan gizi spesifik, menjadikannya tambahan ideal sebagai makanan pendamping ASI atau suplemen gizi. Sebagai contoh, smoothie dadih pisang madu sangat efektif sebagai penambah energi pagi, di mana pisang kaya kalium dan vitamin B6 yang baik untuk perkembangan otak janin dan anak, sementara madu menambah energi alami.

Ada pula smoothie dadih mangga jeruk nipis yang ideal untuk meningkatkan imunitas ibu hamil, karena mangga sangat kaya vitamin C dan vitamin A yang penting untuk sistem kekebalan tubuh dan kesehatan mata, didukung jeruk nipis yang membantu penyerapan zat besi.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT