MJNEWS.ID– Lagu berjudul “Stop Perburuan” yang dinyanyikan seorang fotografer bernama Bika Dixie di Sportify mendapat sorotan dari kalangan pecinta satwa.
Salah satunya datang dari Kabe yang kerap menjadi narasumber dalam acara satwa di beberapa stasiun televisi.
Kabe menyebut lagu tersebut bukan sekadar karya musik, melainkan luapan kemarahan dan perlawanan atas maraknya kejahatan terhadap satwa liar.
“Lagu Bika Dixie bukan sekadar musik, saya merasa itu adalah kemarahan dan sebuah perlawanan. Dia pasti pernah melihat kejahatan bahkan pembunuhan terhadap satwa. Lagu ini menjadi perhatian saya,” ungkap Kabe kepada MJNEWS, Sabtu (1/8/2026).
Kabe berharap lagu-lagu bertema penyelamatan satwa semakin banyak diciptakan dan disuarakan lebih keras.
Menurutnya, gerakan melalui karya seni dapat menjadi salah satu cara membangun kepedulian publik terhadap ancaman perburuan liar.
“Harusnya lagu seperti ini lebih banyak dan disuarakan lebih keras lagi agar para penjahat satwa tidak luput dari hukum. Saya juga berharap Kementerian Kehutanan benar-benar memberi perhatian lebih terhadap kondisi yang terus dialami satwa liar di Indonesia,” tegasnya.
Ia menilai kemarahan yang dituangkan Bika Dixie dalam lagu tersebut sangat beralasan. Pasalnya, praktik perburuan liar masih terus terjadi dan mengancam kelestarian satwa serta merusak keseimbangan ekosistem.
Sementara itu, saat dihubungi MJNEWS, Bika Dixie membenarkan penilaian Kabe bahwa lagu yang ia ciptakan merupakan bentuk kemarahan terhadap maraknya kejahatan terhadap satwa, khususnya burung.
“Benar, lagu itu lahir dari kemarahan saya. Saya pernah menyaksikan langsung bagaimana satwa, terutama burung, diburu, diperdagangkan, bahkan dibunuh,” ucapnya.
Bika juga berharap agar pemerintah lebih serius melindungi satwa yang dilindungi dan memberikan edukasi bahkan menindak tegas pelaku kejahatan satwa.
“Saya membuat lagu ‘Stop Perburuan’ sebagai ajakan kepada masyarakat agar peduli terhadap satwa. Saya berharap lagu ini bisa mengetuk hati semua pihak, termasuk pemerintah dan aparat penegak hukum, agar semakin tegas memberantas kejahatan terhadap satwa yang dilindungi,” ungkap Bika Dixie ketika dikonfirmasi.






