pemkab muba
BeritaKabupaten SolokPendidikan

Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Adakan Seminar Sehari Anti Bullying di Sekolah

35
×

Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Adakan Seminar Sehari Anti Bullying di Sekolah

Sebarkan artikel ini
Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Adakan Seminar Sehari Anti Bullying/Perundungan di Sekolah
Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Adakan Seminar Sehari Anti Bullying/Perundungan di Sekolah. (f/pemkab)

Salah satu fokus program Bupati Solok adalah program pendidikan karena itu kami berharap dengan adanya acara ini, kita semua bisa secara bersama mencegah dan mengatasi peluang terjadinya aksi bullying anak-anak kita di sekolah.

“Dengan tekad dan kerjasama kita, Bapak Bupati Solok yakin aksi bullying dapat diberantas di Kabupaten Solok,” katanya.

ADVERTISEMENT

Mari sama-sama kita dukung anak-anak kita untuk mengejar cita-citanya dengan menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat di sekolah, karena anak-anak kitalah yang akan menjadi generasi emas dan penerus bangsa ke depannya.

Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, Hj. Emiko Epyardi Asda mengatakan Bullying adalah perilaku agresif yang berulang, disengaja, dan memiliki tujuan untuk menyakiti, merendahkan, atau mendominasi orang lain secara emosional, fisik, atau mental, tentu hal ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan baik fisik maupun mental anak-anak kita kedepan.

Selain Guru, peran orang tua dalam mencegah Bullying sangat penting sekali, apalagi pada zaman digital saat ini. Kemajuan dan perkembangan teknologi secara tidak langsung juga mempengaruhi pola pikir maupun tingkah laku anak- anak kita dalam kehidupan sehari-hari, sehingga perlu bimbingan dan perhatian baik dari lingkungan keluarga, maupun dari lingkungan sekolahnya.

Dikatakan Emiko, 5 peran orang tua dalam mencegah bullying adalah dengan Membangun Komunikasi Terbuka, memberikan pendidikan anti bullying, menjadi contoh perilaku positif, mengajarkan keterampilan sosial, serta melibatkan sekolah dan organisasi dalam memperhatikan pergaulan anak baik di rumah maupun di sekolah serta lingkungan sekitar.

Untuk itu mari kita ajarkan anak-anak kita untuk memiliki rasa toleransi dan tanggung jawab baik kepada diri sendiri maupun lingkungannya.

“Dan apabila ada anak- anak kita yang menjadi korban bullying untuk segera melaporkannya, agar memberi efek jera bagi para pelaku bullying,” tutup Emiko.

(sis)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT