Kabupaten SolokPendidikanSumatera Barat

Bupati Solok Orasi Ilmiah di Wisuda ke-132 Universitas Negeri Padang

187
×

Bupati Solok Orasi Ilmiah di Wisuda ke-132 Universitas Negeri Padang

Sebarkan artikel ini
Bupati Solok Orasi Ilmiah Di Wisuda Ke-132 Universitas Negeri Padang
Bupati Solok, Epyardi Asda di Wisuda ke-132 Universitas Negeri Padang. (f/diskominfo)

Mjnews.id – Bupati Solok, Capt. H. Epyardi Asda Dt Sutan Majo Lelo, memberikan Orasi Ilmiah pada wisuda ke-132 Universitas Negeri Padang bertempat di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP) Rabu (27/9/2023).

Bupati mengatakan, Kabupaten Solok merupakan daerah yang memiliki potensi alam yang berlimpah namun sebelum kepemimpinan kita, Kabupaten Solok pernah menjadi daerah termiskin se-Sumatera Barat.

Banner Pemkab Muba Idul Fitri 1445 H

Hal ini sangat ironis dibandingkan dengan potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Solok. Apalagi Kabupaten Solok terkenal dengan Beras Soloknya, bahkan dikenal hingga ke tingkat nasional.

Kata Epyardi Asda, potensi wisata Kabupaten Solok yang cukup terkenal dengan 5 danaunya. Namun hal ini tidak memberikan keuntungan bagi masyarakat saya di Kabupaten Solok. Sekarang juga ada Pameo, “Anda belum ke Sumatera Barat jika belum ke Bukittinggi”, insya Allah dengan tekad saya pada masa kepemimpinan saya, menjadi “Anda Belum ke Sumatera Barat jika belum ke Kabupaten Solok”. Inilah yang akan kita lakukan kedepannya,” jelasnya.

Bupati sampaikan, turut mempermudah perizinan dalam membangun kawasan-kawasan wisata, sehingga saat ini telah banyak tempat-tempat wisata yang dibuka di Kabupaten Solok. Saya optimis dengan alam yang Indah dan fasilitas yang kami berikan Insyaallah Kabupaten Solok akan menjadi Kawasan Wisata Nasional.

Di Bidang pelayanan publik Kabupaten Solok pernah memperoleh penilaian pelayanan publik terjelek se-Indonesia, namun usai dilantik pada tahun 2021 yang lalu kita mengumpulkan seluruh SKPD dan kita rangkul semuanya dalam satu kesatuan Solok Super Team.

“Penilaian Ombudsman pada tahun 2021 meningkat dari 21 persen menjadi 69 persen, di tahun 2022 terus meningkat menjadi 89 persen dan insya Allah tahun 2023 ini kita bisa mendapatkan nilai yang terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Di sektor kesehatan, saat ini di Kabupaten Solok telah berhasil turun sebesar 15 persen dari angka 40,1 persen menjadi 24,2 persen, namun setelah kita periksa kembali by name by address stunting di Kabupaten Solok sudah berada pada angka 17 persen.

Sementara di sektor pertanian, karena mayoritas masyarakat Kabupaten Solok adalah petani, maka kita mempermudah akses masyarakat petani menuju kawasan pertanian dengan pengadaan excavator untuk membuka jalan-jalan usaha tani.

Epyardi Asda yakin, lebih dari 3.000 yang akan diwisuda telah sesuai dengan bidang keahlian masing-masing, saya turut merasakan apa yang wisudawan/ti dan para orang tua yang saat ini merasa senang dan was-was, senang dan bangga telah berhasil hingga di titik ini, dan was-was mengingat langkah apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Kepada Wisudawan/Wisudawati yang ingin berwirausaha di Kabupaten Solok, saya sebagai Kepala Daerah, membuka peluang usaha yang seluas-luasnya dan akan memfasilitasi adik-adik semua.

“Untuk Warga Kabupaten Solok yang diterima di Fakultas Kedokteran UNP, Pemerintah berusaha mencarikan Beasiswa, dan jika Pemerintah tidak bisa maka secara pribadi saya yang akan memberikan Beasiswa,” ujarnya.

“Turut berharap UNP juga bersedia membuka cabang di Kabupaten Solok, Pemerintah Kabupaten Solok akan memfasilitasi seluruh Kebutuhannya, baik kebutuhan lahan maupun akses jalannya,” tutupnya.

(sis)

Kami Hadir di Google News