Perkuat aktivitas dengan Sekolah Lansia
Menurutnya, berdasarkan hasil monitoring selama ini, keberadaan Sekolah Lansia dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat berbagai aktivitas bagi kelompok lanjut usia, khususnya dalam bidang kesehatan, edukasi, sosialisasi dan kegiatan sosial.
“Program Sekolah Lansia ini bisa kita sinergikan dengan kegiatan PWRI. Harapannya, para purna bakti tetap memiliki ruang untuk beraktivitas, bersosialisasi, belajar dan menjaga kesehatan,” katanya.
Walikota berharap sinergi tersebut dapat mendorong para purna bakti untuk tetap produktif serta menjaga kesehatan dan kestabilan fisik maupun psikis di masa pensiun.
Ia menegaskan, berakhirnya masa pengabdian sebagai ASN bukan berarti berakhir pula kontribusi terhadap daerah. Para purna bakti tetap memiliki kesempatan untuk mengambil peran melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Pemerintah Kota Sawahlunto, lanjutnya, akan terus membuka ruang kolaborasi dengan PWRI agar pengalaman dan potensi para purna bakti dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
(Uni)










