BeritaSumatera Barat

Buka Pelatihan Konten Digital di Bukittinggi, Mahyeldi Dorong Pemuda Sumbar Jadi Kreator Inovatif

18
×

Buka Pelatihan Konten Digital di Bukittinggi, Mahyeldi Dorong Pemuda Sumbar Jadi Kreator Inovatif

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi saat pembukaan Pelatihan Konten Digital bagi pemuda di Bukittinggi
Gubernur Mahyeldi saat pembukaan Pelatihan Konten Digital di Bukittinggi. (f/pemprov)

Mjnews.id – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah membuka kegiatan Peningkatan Kreativitas Pemuda Sub Sektor Video bertajuk “Transformasi Kreativitas Pemuda Melalui Konten Video Digital sebagai Penggerak Inovasi dan Daya Saing Daerah” di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Rabu (29/4/2026).

Gubernur Mahyeldi mendorong generasi muda keluar dari zona nyaman dan tampil sebagai pencipta inovasi di era digital. Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya membanggakan nama besar keluarga, tetapi harus mampu menunjukkan karya, ide, dan kreativitasnya sendiri.

ADVERTISEMENT

“Pemuda itu bukan yang sibuk membanggakan orang tuanya. Pemuda adalah mereka yang mengatakan, ‘Ini saya, ini karya saya, ini ide saya’,” tegas Mahyeldi.

Ia menilai kreativitas menjadi kunci penting bagi kemajuan daerah di tengah persaingan digital yang semakin terbuka. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berani tampil dengan gagasan baru.

“Kalau Sumbar ingin maju, pemudanya harus kreatif. Kreatif itu orang yang punya ide, punya gagasan, lalu menghadirkan sesuatu yang baru dan bermanfaat,” katanya.

Dalam arahannya, Mahyeldi juga mengutip hadis Rasulullah tentang makna pemuda sebagai sosok yang hadir dengan kemampuan dan potensinya sendiri, bukan hidup di bawah bayang-bayang orang lain.

“Pemuda itu hadir dengan kreativitasnya, dengan inovasinya. Mereka menunjukkan eksistensi lewat hasil karya dan buah pikirnya,” ujarnya.

Mahyeldi menilai perkembangan dunia digital membuka peluang besar bagi anak muda untuk berkembang, termasuk melalui konten video dan industri kreatif. Ia bahkan menyinggung gaya dan tampilan unik para kreator konten sebagai bagian dari kreativitas generasi muda.

“Yang unik itu berbeda dari yang lain. Anak muda sekarang tampil kreatif, berani berekspresi, dan itu bagian dari inovasi,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar, Zulkenedi Said, mengatakan program tersebut menjadi kegiatan perdana yang digelar bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar. Ia menyebut proses seleksi peserta berlangsung ketat karena tingginya minat anak muda mengikuti pelatihan tersebut.

“Menetapkan 50 peserta ini tidak mudah. Yang lolos memang istimewa,” ujar Zulkanedi.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT