Sumatera Barat

Budidaya Ikan Kerapu Sumbar, Peluang Ekspor ke Hongkong Menjanjikan

1710
×

Budidaya Ikan Kerapu Sumbar, Peluang Ekspor ke Hongkong Menjanjikan

Sebarkan artikel ini
Budidaya Ikan Kerapu di Sumbar
Ilustrasi. Budidaya Ikan Kerapu.

Lanjut Kabid Budidaya Noviyanti, yang terlibat sebagai pengusaha kerapu terdapat 2 perusahaan CV Andalas, dan PT. Dempo Fuyang (Mandeh Pesisir Selatan), pembudidaya ini di support dengan pelatihan teknis budidaya kerapu, serta bantuan sarana usaha budidaya kerapu-waring, benih ikan kerapu, dan pakan.

Dikatakan, Sungai Nipah merupakan salah satu sentra budidaya ikan kerapu, yang awalnya hanya berprofesi sebagai nelayan. Dengan adanya budidaya kerapu kesejahteraan masyarakat ini juga jadi meningkat, hasil tangkapan disamping dijual sebagai sumber pendapatan sebagian dijadikan sebagai pakan untuk ikan kerapu.

ADVERTISEMENT

“Tambahan pendapatan melalui budidaya kerapu dari Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per bulan per petak”, ujarnya.

Saat ini terdapat 16 kelompok pembudidaya kerapu di Sungai Nipah. Istri nelayan membantu suaminya memotong dan mencincang ikan untuk pakan kerapu.

Ulasnya, terdapat penerima bantuan kerapu tahun 2023 daerah Kabupaten Pesisir Selatan 5 kelompok pembudidaya ikan, diantaranya 4 kelompok di Sungai Nipah dan 1 kelompok di Sungai Bungin, dengan rincian bantuan 1 kelompok menerima bantuan benih ikan kerapu Hybrid dan pakan, 4 kelompok yang lainnya menerima bantuan waring, benih ikan kerapu Hybrid dan pakan.

Kabupaten Kepulauan Mentawai, 2 kelompok pembudidaya ikan di Sikakap menerima waring, benih kerapu Hybrid dan pakan.

Terkait ini, data paket bantuan yang diserahkan pada tahun ini juga waring 18 unit, benih kerapu Hybrid 26 ribu ekor, pakan 14.560 kilogram.

“Ke depan prospek dan peluang pasar kerapu masih cukup besar dan meningkat sepanjang tahun”, imbuhnya.

Tentang bantuan ikan air tawar jenis nila, dan ikan mas merupakan salah satu komoditi unggulan hasil budidaya perikanan air tawar dari Sumbar dengan luas lahan budidaya mencapai 99.180, 490 m2, dengan jumlah pembudidaya sebanyak 74.097 orang, ini program pengembangan ikan nila dan ikan mas juga diberikan pelatihan teknis budidaya ikan nila dan ikan mas.

Sekaitan ini, penerima bantuan benih ikan nila di kawasan TNI Manunggal Masuk Desa tahun 2023 dapat memberikan bantuan benih ikan nila sebanyak 45 ribu ekor, pakan 1.320 kilogram, dan vitamin 20 bungkus, dengan rincian Kabupaten Dharmasraya benih sebanyak 22 ribu ekor, pakan 640 kilogram, vitamin 10 bungkus, serta daerah Pasaman-bantuan benih sebanyak 23 ribu ekor, pakan 680 kilogram, dan vitamin 10 bungkus.

“Di Sumbar, total penerima paket bantuan benih ikan mas sebanyak 460 ribu ekor, pakan 9.490 kilogram, dengan rincian Kota Padang benih ikan mas ukuran 5-8 cm sebanyak 60 ribu ekor, pakan 2.200 kilogram, serta buat Kabupaten Pasaman, benih ikan ukuran 5-8 cm sebanyak 400 ribu ekor, dan pakan sebanyak 7.290 kilogram”, pungkasnya.

(Obral)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *