ADVERTISEMENT
Tekno

Startup Indonesia Belum Ikuti Tren Kecerdasan Buatan

117
×

Startup Indonesia Belum Ikuti Tren Kecerdasan Buatan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Kecerdasan Buatan
Ilustrasi.

Mjnews.id – Menurut Managing Partner Skystar Capital, Abraham Hidayat, teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) belum sepenuhnya berkembang di Indonesia. Saat ini, perusahaan-perusahaan di Indonesia masih mencari teknologi yang bisa diadaptasi dengan konteks Indonesia.

“Di Indonesia belum ada. Apa perusahaan AI di Indonesia? Ada kecil-kecil. Sekarang kita cari yang bisa pakai teknologi yang sudah ada itu dibawa ke Indonesia untuk konteks Indonesia,” ungkapnya di Investment Outlook 2024, Jakarta, Kamis (11/1/2024).

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Abraham menyatakan bahwa perkembangan teknologi membutuhkan waktu, dan perusahaan-perusahaan di Indonesia masih dalam tahap memikirkan bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan lokal. Dia menyoroti bahwa saat ini, Indonesia sedang berpikir bagaimana teknologi AI dapat digunakan untuk kepentingan lokal.

Baca Juga  Komite I DPD RI Keluhkan Ribuan Desa dan Kelurahan Belum Terjangkau Internet 4G

Dia memperkirakan bahwa pendanaan untuk teknologi AI di Indonesia mungkin akan terjadi dalam tahun ini. Namun, untuk kemunculan merek terkait AI di Indonesia, mungkin baru akan terjadi beberapa tahun lagi.

Baca Juga  Jalan Rusak Berpotensi Hambat Mudik, Ini Solusi Mahasiswa Robotika

“Menurut saya tahun ini mulai funding. Dari funding ada yang berhasil atau enggak. Mungkin muncul brand name mungkin 2-3 tahun baru kedengaran,” tambahnya.

Kami Hadir di Google News