BeritaSumatera Barat

Pengembangan Transportasi, Pemprov Sumbar Siapkan Bus Rapid Transit di 2 Kawasan Aglomerasi Palapa dan Bukapalipatar

236
×

Pengembangan Transportasi, Pemprov Sumbar Siapkan Bus Rapid Transit di 2 Kawasan Aglomerasi Palapa dan Bukapalipatar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, memimpin Rakor Persiapan Angkutan Lebaran 2026 bersama sejumlah kepala daerah yang membahas pengembangan transportasi angkutan umum massal
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, memimpin Rakor Persiapan Angkutan Lebaran 2026 bersama sejumlah kepala daerah di Aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi. (f/pemprov)

Mjnews.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) sedang menyiapkan skema pengembangan transportasi angkutan umum massal berbasis jalan atau Bus Rapid Transit (BRT) di dua kawasan yang memiliki aktivitas tinggi antarwilayah di Sumbar.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah kepala daerah di Aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Jumat (27/2/2026).

ADVERTISEMENT

Dua kawasan yang direncanakan menjadi lokasi pengembangan BRT adalah kawasan Palapa (Padang–Lubuk Alung–Pariaman) dan kawasan Bukapalipatar (Bukittinggi, Agam, Padang Panjang, Payakumbuh, Lima Puluh Kota, dan Tanah Datar).

“Rencana ini sudah kami sampaikan kepada Menteri Perhubungan dan mendapat tanggapan yang baik. Kajian dan perencanaannya juga sudah kita siapkan,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga: Wako Payakumbuh Dukung Rekayasa Lalu Lintas dan Trans Paliko dalam Rakor Angkutan Lebaran 2026, Begini Skemanya

Menurut Gubernur, angkutan umum massal yang memiliki standar layanan tinggi dan terintegrasi antarwilayah sudah menjadi kebutuhan di Sumbar. Banyak warga yang setiap hari bepergian untuk bekerja, sekolah, berdagang, maupun berwisata.

Selain itu, dengan adanya ini, Mahyeldi meyakini akan dapat meningkatkan konektivitas, mengurangi kemacetan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional di Sumbar

“Kita ingin perjalanan antarwilayah lebih lancar, mengurangi kemacetan, serta membuat transportasi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.

Untuk kawasan Bukapalipatar yang cakupannya cukup luas, pengembangan akan dilakukan bertahap. Pada tahap awal, fokusnya adalah layanan Trans Paliko yang melayani rute Payakumbuh–Lima Puluh Kota.

Sementara di kawasan Palapa, layanan BRT akan menghubungkan sejumlah jalur penting dan terintegrasi dengan terminal serta simpul transportasi lainnya. Diperkirakan, potensi penumpangnya bisa mencapai lebih dari 1,6 juta orang per tahun.

Gubernur menegaskan, guna mensukseskan rencana ini, butuh dukungan dan komitmen dari seluruh pemerintah daerah yang wilayahnya termasuk dalam rencana pengembangan.

“Kita ingin ini berjalan bertahap dan terencana dengan baik, supaya benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT