Mjnews.id – Perjalanan Studi Komparatif Wartawan Mitra Pemko Sawahlunto yang diinisiasi Dinas Kominfo selama 4 hari ke Provinsi Jambi berjalan sukses dan lancar. Studi Komparatif yang dilaksanakan dari tanggal 2 hingga 5 November tersebut dipimpin langsung Kabid IKPS Diskominfo Sawahlunto, Citra Eng Gusti, didampingi dua orang staf lainnya.
Perjalanan Studi Komparatif dimulai dengan mengunjungi Dinas Kominfo Kota Jambi.
Kunjungan ini bertujuan menggali informasi sekaligus bertukar pengalaman terkait tata kelola komunikasi publik, khususnya pola kerja sama pemberitaan antara pemerintah daerah dan media
massa.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan Diskominfo Sawahlunto mendalami berbagai aspek kemitraan pemberitaan yang diterapkan Pemerintah Kota Jambi. Mulai dari mekanisme kerja sama, persyaratan administrasi media, hingga sistem pembayaran terhadap produk jurnalistik yang dipublikasikan.
Sementara di hari terakhir, mengunjungi Diskominfo Kabupaten Batang Hari.
Kunjungan tersebut juga bertujuan untuk mempelajari sistem pengelolaan kerja sama dengan perusahaan pers dan wartawan yang diterapkan Diskominfo Kabupaten Batanghari, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas kemitraan media dengan pemerintah daerah.
Didampingi Kabid Informasi, Citra Eng Gusti, kedatangan rombongan disambut oleh Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Batanghari, didampingi Kabid Informasi serta sejumlah staf Diskominfo setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Diskominfo Batanghari memperkenalkan Portal Aplikasi Kerja Sama Media (PAKEM), sebuah inovasi layanan digital yang menjadi sistem pengelolaan kemitraan antara pemerintah daerah dengan perusahaan media.
Aplikasi PAKEM menjadi perhatian utama rombongan Diskominfo Sawahlunto karena dinilai mampu menyederhanakan berbagai tahapan administrasi kerja sama media yang selama ini membutuhkan waktu dan proses birokrasi cukup panjang.
Melalui aplikasi tersebut, seluruh proses kemitraan media dapat dilakukan secara daring, mulai dari pendaftaran perusahaan pers, pemeriksaan persyaratan administrasi, verifikasi publikasi berita, hingga proses administrasi pembayaran.
Sistem yang telah berjalan sekitar dua tahun tersebut menjadi salah satu upaya Diskominfo Batanghari dalam menciptakan tata kelola kerja sama media yang lebih efektif, transparan, tertib administrasi, dan akuntabel.












