Arosuka, Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Solok kembali menerima penghargaan untuk Kabupaten Terbaik atas pelaksanaan Audit kasus Stunting terhadap 5 (lima) Kab/Kota se-Indonesia tahun anggaran 2022 yang diterima langsung oleh Bupati Solok, Capt. H. Epyardi Asda, M.Mar dari BKKBN RI perwakilan Sumbar yang dilaksanakan di gedung Solok Nan Indah Kabupaten Solok, Kamis (16/2/2023).
Dalam sambutannya, BKKBN perwakilan Sumbar, Fatmawati mengatakan Kabupaten Solok merupakan pencapaian penurunan angka Stunting terbesar di Sumatera Barat, dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Solok atas pencapaian tersebut. Juga atas terpilihnya menjadi salah satu Kabupaten terbaik dalam hal pelaksanaan audit kasus stunting secara nasional, di mana ada 4 Kabupaten yang mendapat apresiasi terbaik salah satunya Kabupaten Solok pada tahun 2022. Ini tak lepas dari kerja sama seluruh lini dari unsur Pemerintah Kabupaten Solok.
“Ucapan terima kasih dan penghargaan saya sampaikan kepada Bupati Solok dan seluruh jajaran serta seluruh pihak yang telah membantu mengoptimalkan program dan kinerja untuk percepatan penurunan Stunting pada tahun 2022 yang lalu, dan semoga pada tahun 2023 cita-cita Bupati tercapai untuk penurunan angka Stunting menjadi angka 15%,” jelasnya.
Bupati Solok mengucapkan alhamdulillah Kabupaten Solok dinobatkan menjadi salah satu Kabupaten terbaik dalam penurunan angka Stunting tingkat nasional maupun tingkat Sumatera Barat.
“Di mana sebelumnya kita berada di angka paling rendah 40,1%, namun berkat kerja sama seluruh lini yang dikomandoi oleh Dinas kesehatan dan Dinas BKKBN serta dibantu oleh TNI dan Polri, serta berkat perjuangan Solok Super Team, kita mendapatkan penghargaan itu semua,” ujarnya.
“Keberhasilan Solok Super Team ini harus kita tingkatkan di masa yang akan datang, Kepada seluruh Solok Super Team dan terkhusus kepada seluruh walinagari yang telah bekerja dengan sepenuh hati dan sungguh-sungguh, bukan hanya sekedar memerintah, saya selaku Bupati Solok, merasa bangga dan berterimakasih kepada seluruh Solok Super Team,” ujarnya lagi.
Selanjutnya Epyardi menegaskan target yang akan di capai Kabupaten Solok dalam penurunan angka Stunting pada tahun 2024 adalah 10%. Ini tantangan untuk kita semua, saya selaku Bupati akan memfasilitasi semua yang dibutuhkan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Solok ini. Dengan bekerjasama di seluruh lini, saya yakin kita bisa menjadi yang terbaik bukan hanya di Sumatera Barat akan tetapi juga di tingkat nasional.
Bupati mengatakan, dengan semua penghargaan yang telah di raih tersebut, ia berharap, itu semua bisa menjadi cambuk agar lebih semangat lagi dalam bekerja dan berbuat lebih banyak lagi untuk masyarakat.
Di akhir kegiatan, Bupati Solok dan Ka. TP. PKK Kab Solok, dinobatkan sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting Kabupaten Solok, serta acara dilanjutkan dengan penandatanganan kampanye cegah stunting melalui program Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting.
(sis)












