Kota PariamanSumatera Barat

Dugaan Main Mata Kasi Haji dengan IPHI Makin Panas, Ali Anis “Tabik Rabo”

436
×

Dugaan Main Mata Kasi Haji dengan IPHI Makin Panas, Ali Anis “Tabik Rabo”

Sebarkan artikel ini
Maswar
Maswar. (f/ist)

Pariaman, Mjnews.id – Kasus dugaan Kasi Haji Kemenag Kota Pariaman, Amril Tuanku Kuning bermain mata dengan Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Pariaman, Ali Anis seperti pemberitaan sebelumnya makin panas.

Pasalnya, Ali Anis sebagai Ketua IPHI Kota Pariaman “tabik rabo” kepada Maswar yang mengatakan dalam pemberitaan Kamis (16/2/2023) bahwa kepengurusan IPHI sudah berakhir sejak 2017.

ADVERTISEMENT

Menurut Maswar, Ali Anis tidak boleh lagi membawa nama IPHI Kota Pariaman untuk pelaksanaan bimbingan ibadah haji Kota Pariaman, karena SK sudah berakhir.

“Ali Anis tidak boleh lagi memakai nama IPHI untuk bimbingan ibadah haji. Soalnya SK Pengurus sudah berakhir sejak 2017. Apabila Ali Anis masih memakai nama IPHI, berarti ilegal,” tutur Maswar.

Nampaknya membaca berita itu, Ali Anis tabik rabo kepada Maswar dengan mengirimkan pesan melalui WhatsAppnya dengan mengucapkan kata-kata seperti di bawah ini.

“Kalau tak paham aturan jangan asal ngomong… apalagi menyangkut Kementerian Agama… Kita dibesarkan, dan pensiun dari Kementerian Agama… tdk berterima kasih atau memfitnah org Kemenag… dosa Lo… kalau tak paham bertanya… Kalau ingin jadi ketua… ambil saja tapi jgn dg memfitnah org… apalagi awak sdh haji dan bergelar tk…wajar kalau masjidpun jadi heboh… ? besar sekali dosanya kalau asal ngomong … tentang sesuatu yg TDK diketahui… SMG cepatlah tobat…”

Maswar kepada wartawan media ini menjelaskan, yang mana ucapan saya bernada fitnah?

“Apa salah saya mengatakan kepengurusan IPHI Kota Pariaman sudah berakhir sejak 2017? Kalau salah, selaku ketua Ali Anis menjelaskan lagi kepada wartawan yang menulis berita yang benarnya, begini bukan begitu,” ungkap Maswar sambil galak terbahak-bahak.

Ditambahkan Maswar, antara Kasi Haji Kemenag Kota Pariaman, Amril Tuanku Kuning dengan Ali Anis “boroknya” sudah mulai tercium busuknya.

“Untuk menghilangkan “bau busuk”, dia serang saya dengan kata-kata pedas. Cobalah baca apa yang ditulisnya itu, apakah itu tidak fitnah namanya,” ulang Maswar lagi.

H. M. Nur selaku pembina IPHI Kota Pariaman secara terpisah menuturkan, Ali Anis selaku Ketua IPHI Kota Pariaman harus segera mengadakan Musda.

“Salah satu langkah paling terbaik untuk menyelesaikan masalah IPHI Kota Pariaman adalah Musyawarah Daerah (Musda),” kata mantan Kakan Kemenag Kota Pariaman ini.

Dari informasi yang berhasil dihimpun media ini, sejak kepemimpinan Ali Anis, IPHI Kota Pariaman setiap tahun melakukan bimbingan ibadah untuk calon jemaah haji dengan memungut biaya berkisar dari Rp 1 s/d Rp 1,5 juta per orang.

H. Ali Anis yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya tidak ada membalas. Begitu juga dengan Sekretaris IPHI Kota Pariaman, H. Junaidi Munjab. Ditelepon tidak diangkat, WA juga tidak dibalasnya.

Wakil Sekretaris IPHI Kota Pariaman, H. Elvis Betrizon saat dicegat usai shalat ashar di Masjid Raya Kampung Baru mengatakan, tidak ingat lagi kapan berakhirnya kepengurusan IPHI.

“Maaf, saya memang pernah melihat SK tersebut, tetapi tidak ada mendapatkan,” tuturnya sambil berlalu.

Kasi Haji Kemenag Kota Pariaman, Amril Tuanku Kuning yang dihubungi secara terpisah melalui pesan WhatsApp tidak ada emberikan jawaban sama sekali.

(Tka)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *