Wali Nagari Sitanang, Taufik Saleh menyatakan bahwa Pondok ini adalah simbol pengabdian kepada kedua orang tua serta kampung halaman, sebagai upaya untuk mencetak generasi yang hafal dan memahami isi kandungan Al-Quran, agar mampu membangun kampung halaman, nusa, dan bangsa.
Taufik menyebutkan masyarakat sekitar juga sangat senang dan bersyukur adanya pondok Pesantren ini karena membuat nuansa islami kembali hadir di kampung tersebut.
“Di hari-hari besar islam, Ponpes selalu mengadakan pengajian, kehadiran masyarakat sekitar cukup antusias meramaikan acara tersebut. Para santri-santri pun, juga sering berbaur bersama warga. Santri putra sering ber-olahraga sepak bola dengan warga sekitar,” ungkap Taufik.
Taufik menyatakan kebahagiannya dengan keberadaan Pondok Pesantren “Rumah Putih” di nagarinya.
“Pondok Pesantren ini merupakan simbol kemajuan dan kebanggaan bagi kami di Nagari Sitanang. Kami berdoa semoga Pondok Pesantren ini mampu melahirkan generasi yang Islami dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman,” tutup Taufik Saleh dengan harapan yang tulus.
(*)












