Bupati ingatkan agar selalu menjaga kesehatan mengingat suhu dan cuaca disana berbeda jauh dengan kondisi ditanah air indonesia, yang penting perbanyak makan buah.
Ibadah haji sebagai rukun Islam yang kelima, merupakan ibadah puncak yang melambangkan keteguhan iman dan penyerahan diri secara total kepada Allah.
Dalam firman Allah secara khusus menegaskan bahwa balasan bagi orang melaksanakan ibadah haji. Dan mendapatkan haji mabrur rak lain adalah surga sebagai tempat abadi di akherat nanti.
Oleh karena itu, agar mendapatkan rahmat dan title haji yang mabrur tersebut dibutuhkan persiapan yang sebaik-baiknya. Sehingga dalam pelaksanaan nanti tidak ditemui kendala dan hambatan yang berarti. Sesuai dengan fitrah ibadah haji sangat dibutuhkan kebugaran, kesehatan dan kesiapan mental.
“Saya menghimbau kepada bapak dan ibu Jamaah Calon Haji Kabupaten Dharmasraya. Untuk dapat menjaga kesehatan sebelum keberangkatan maupun pada saat pelaksanaan dan kembali ke Tanah Air nantinya. Sehingga dapat mengikuti rangkaian pelaksanaan ibadah haji di tanah suci dengan khusuk”, harap Bupati lagi.
Dari jumlah 248 orang JCH Dharmasraya tersebut dengan rincian terdiri 113 orang laki-laki, dan 135 orang perempuan.
Tertua umur 84 tahun bernama Lutan Abu Kasim dari Kecamatan Koto Baru. Dan termuda 18 tahun bernama Siti Khadijah dari Ampang Kuranji, berangkat bersama kedua orang tuanya.
Terakhir beliau sampaikan permohonan dan minta kepada seluruh jamaah agar nantinya berdoa untuk Dharmasraya, Sumbar, Khususnya Indonesia agar terhindar dari bencana dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT.
(wy)












