BeritaKota Solok

Galanggang Arang II Ditutup, Ini Pesan Wawako Solok

741
×

Galanggang Arang II Ditutup, Ini Pesan Wawako Solok

Sebarkan artikel ini
Penutupan Galanggang Arang II tahun 2024
Penutupan Galanggang Arang II tahun 2024. (f/pemko)

Mjnews.id – Dengan mengusung tema “Anak Nagari Merawat Warisan Dunia,” kegiatan Galanggang Arang 2 tahun 2024 resmi ditutup Wakil Walikota H. Ramadhani Kirana Putra, bertempat di stasiun Kereta Api Kota Solok, Minggu 23 Juni 2024.

Turut Hadir Ketua tim kerja Penguatan Ekosistem WBTBOS Direktorat Pemanfaatan dan Pengembangan Kebudayaan Kemendikbudristek RI, Yayuk Sri Budi Rahayu beserta Jajaran, Tim Kurator Galanggang Arang kota Solok, Sudarmoko, Kepala OPD Lingkup Pemko Solok.

ADVERTISEMENT

Mengawali sambutannya, Wawako Solok mengucapkan Alhamdulillah, usai memasuki hari ke 2 rangkaian kegiatan Galanggang Arang tahun 2024 di Kota Solok. Sebagai satu kesatuan rangkaian kegiatan di 8 Kabupaten/ Kota, kegiatan ini dapat terselenggara dengan lancar aman dan terkendali.

Ramadhani menyebutkan, Pemerintah Kota Solok tentunya sangat bangga dan mengapresiasi Kementerian Kemendikbudristek RI yang menjadikan Kota Solok sebagai rangkaian kegiatan “Galanggang Arang” yang telah diawali sejak Pembukaan/ Kick Off di Kota Padang beberapa bulan yang lalu. Semoga ke depannya dengan prinsip kolaboratif tahun depan kegiatan ini dapat diselenggarakan dengan lebih besar lagi

Lebih lanjut Wawako mengatakan bahwa Kemeriahan Galanggang Arang yang kedua ini diawali dengan workshop pemanfaatan ruang publik WTBOS, kita tentu berharap hasil dari workshop ini dapat terealisasi dengan baik sehingga tidak lagi terlihat kondisi warisan dunia ini terbengkalai, namun dapat dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan positif dari masyarakat.

“Hal ini membutuhkan dukungan tidak hanya dari kementerian tetapi juga dari PT.KAI, PT.BA, Pemerintah Daerah, BUMN/ BUMD, Komunitas, serta pemangku kepentingan lainnya,” ungkap Ramadhani.

Ia menegaskan, bahwa kegiatan “Galanggang Arang” ini menonjolkan keberagaman nilai budaya nagari yang diharapkan adanya keterlibatan aktif generasi muda dalam merawat dan memperkokoh warisan budaya sebagai sumber pengetahuan, teknologi dan ekspresi seni, serta terwujudnya ketahanan budaya dan kesejahteraan masyarakat Kota Solok dan di Sumatera Barat.

(syafli)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT